Ibu dan Anak Gadisnya Tewas Dibantai di Ladang

Polisi evakuasi kedua jenazah korban/ Foto: ano

Kotabumi, kabarserasan.com—Dua wanita bernasib malang, Sumarijah (57) dan anak gadisnya, Supriyani (38), Selasa (21/03/2017) siang ditemukan tewas, tergeletak di lahan kebun dengan kondisi tubuh penuh luka tusukan senjata tajam.

Warga Desa Kali Cinta Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara itu, oleh polisi dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Sampai Selasa petang, polisi belum bias memastikan sebab tewasnya Sumarijah dana anaknya. Karena dari tubuh korban, tidak ada harta benda yang dirampas.

“Melihat dari kondisinya yang penuh luka tusuk dan bacokan, diyakini keduanya tewas karena dibunuh. Tapi kami belum bias memastikan motif pelakunya,” ujar Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, Kompol Supriyanto Husin.

Motif dendam, jadi salah satu dugaan kuat polisi. Karena di tubuh korban terlihat luka tusuk dan bacokan yang sangat sadis. Pergelangan urat nadi tangan putus, da nada bagian yang remuk di bagian kepala.

Pertama kali jenazah keduanya ditemukan suami Sutopo, suami Sumarijah, yang siang itu hendak mengantar minuman es kepada istri dan anaknya yang pergi lebih dulu untuk memanen padi di ladang.

“Sampai di ladang Pak Sutopo menemukan isteri dan anaknya sudah tergeletak tak lagi bernyawa” ujar Ihsan, salah seorang warga menceritakan.

Dari lokasi kejadian, polisi hanya menemukan bekas ceceran darah korban serta sejumlah kayu yang diduga digunakan alat untuk membantai kedua wanita malang ini. Polisi sudah mulai mengusut kasus ini, dengan memeriksa dan meminta keteragan sejumlah pihak, ternasuk Sutopo sendiri. (ano)

Leave a Reply