PTBA Targetkan Tahun 2017 Penjualan Batubara 27,3 Juta Ton

Jajaran Direksi PTBA usai paparan Kinerja perusahaan Tahun 2016, Rabu (15/03/2017) di Jakarta

Jakarta, Kabarserasam.com—Berbekal capaian memuaskan di tahun 2016, lewat peningkatan volume penjualan, kepercayaan pasar dan strategi efisiensi yang tepat, PT Bukit Asam (Persero) Tbk menatap optimis tahun 2017.

Perusahaan batubara berpusat di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan ini mencanangkan target peningkatan di tahun 2017, baik dalam hal operasional produksi, penjualan hingga keuangan perusahaan yang makin sehat, dibanding tahun sebelumnya.

Sebelumnya, jajaran direksi perusahaan ini dalam paparan Kinerja 2016 yang disampaikan ke media, Rabu (15/03/2017) di Jakarta,  perusahaan batubara terbesar di Indonesia ini bisa meningkatkan volume penjualan selama tahun 2016 hingga 20,7 juta ton (naik 9 persen dibanding tahun 2015), dengan didominasi penjualan di pasar domestik (12, 3 juta ton).

“Salah satu kunci peningkatan itu, mengoptimalkan penjualan batubara kualitas yang lebih rendah, dengan merk dagang gar 4800 dan bukit asam 5000,” kata Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin, menjelaskan kiat peruahaannya.

Produksi dan pembelian batubara juga bisa ditingkatkan. Untuk produksi mencatat angka 20,8 juta ton, 19,6 juta ton di antaranya produksi PTBA sendiri, termasuk dari anak perusahaan IPC, dan selebihnya pembelian oleh anak perusahaan PT Bukit Asam Prima.
Baca:

Kinerja yang baik selama tahun 2016 itu, tidak hanya berdampak positif pada capaian operasional dan keuangan, tapi juga dalam hal penanganan dan pengelolaan lingkungan, hingga PTBA diganjar  penghargaan Proper Emas 2016—sebuah pernghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup, dan merupakan yang keempat-kalinya berturut-turut diterima perusahaan ini.

Berbekal prestasi dan iklim kerja yang semakin kondusif itulah, PTBA optimis menatap tahun 2017, dan mencanangkan tekad yang menurut mereka cukup tinggi tapi yakin bisa direalisasikan dengan kerja keras.

Dari rilis yang diterima kabarserasan.com, Jumat (17/03/2017), Sekretaris Perusahaan PTBA, Adib Ubaidillah menjelaskan, untuk penjualan ditargetkan sebesar 27,3 juta ton (30 persen lebih tinggi dari realisasi tahun 2016) dengan komposisi 58 persen (15,9 juta ton) untuk memenuhi permintaan domestic, dan 42 persen (11,4 juta ton) untuk rencana ekspor.

Aktifitas penambangan batubara

Untuk merealisasikan target itu, menurut Adib, pihaknya telah menyusun rencana produksi dan pembelian batubara sebesar 27,1 juta ton, meliputi produksi PTBA sendiri sebesar 24,1 juta ton dan dari pembelian batubara oleh anak perusahaan PT Bukit Asam Prima sebesar 3,03 juta ton.

Kemudian, untuk mendukung peningkatan penjualan dan peningkatan produksi tahun 2017, telah didapat komitmen PT Kereta Api Indonesia sebagai perusahaan angkutan, yang menyatakan akan  mengangkut batubara PTBA dari lokasi tambang sebesar 21,7 juta ton (naik 22 persen dibanding realisasi tahun 2016), masing-masing 18 juta ton menuju Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan 3,7 juta ton menuju Dermaga Kertapati di Kota Palembang.

“Selain mengejar ketercapaian target operasional untuk tahun 2017 itu, PTBA tetap pada komitmennya melaksanakan efisiensi secara terus menerus di semua lini, dengan memberikan penekanan dalam supply chain system mulai dari sistem operasional penambangan, dan sistem penanganan batubara (coal handling system) di pelabuhan” ujar Adib lagi. (Jun)

Leave a Reply