Gubernur Zola Lepas Ratusan TNI Untuk Latihan Pembentukan Raider Yonif 142/KJ

Gubernur Jambi Zumi Zola melakukan inspeksi pasukan yang akan diberangkata untuk latihan Pembentukan pasukan Raider. Foto: Kabarserasan.com/Azhari

Jambi, Kabarserasan.com — Ratusan pasukan TNI dari Bataliyon Infanteri 142/Ksatria Jaya mendapatkan kehormatan khusus.

Pasalnya, saat akan mengikuti pemberangkatan latihan pembentukan Raider Yonif 142/Ksatria Jaya 2017, mereka langsung dilepas oleh Gubernur Jambi Zumi Zola di Mako Bataliyon di kawasan Kasang, Jambi Timur, Kota Jambi.

Zumi Zola yang dipercaya menjadi inspektur upacara, Jumat sore (16/3/2017) mengaku sangat bangga memiliki anggota yang semangat dalam bertugas.

Apalagi, katanya, usai dilatih di Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (Pusdik Passus) di Bandung selama tiga bulan oleh anggota Kopassus langsung akan memiliki skil dibawah Kopassus.

“Ini luar biasa, di Jambi dapat kesempatan langka seperti ini. Semoga dapat lebih meningkatkan kemampuan dan bisa mengamankan NKRI secara profesional sesuai jati dirinya,” ujar Zola.

Tidak lupa, Zola ikut memeriksa kesiapan ratusan pasukan yang disiapkan menjadi pasukan semi elite ini.

Danyon 142/Ksatria Jaya Mayor Inf Riyandi merasa bangga pasukannya bisa dilepas langsung Gubernur Jambi Zumi Zola.

“Bukan pasukan dari Jambi saja yang berangkat yang jumlahnya 419 prajurit, tapi 200 pasukan dari luar ada juga, yakni 141, 143 dan 144 yang akan bergabung di Palembang Sabtu pagi untuk menuju latihan di Palembang,” ujar Riyandi.

Menurutnya, pasukan Raider untuk di Jambi sangat dibutuhkan saat ini. Salah satu kemampuan pasukan Raider yakni mobil udara, bila mana ada kejadian konflik di daerah yang sulit dijangkau pasukan Raider siap digerakkan.

“Bila melalui jalan darat sulit ditempuh, bisa dilakukan melalui udara. Jadi bisa mempercepat penyelesaian konflik di daerah,” ungkapnya.

Kebanggaan lainnya, di Jambi merupakan yang pertama, terutama bagi Bataliyon 142/Ksatria Jaya setelah Raider 200 di Palembang.

Nantinya, sambung Danyon, Raider 142/Ksatria Jaya akan siap perang bila dibutuhkan sesuai motto di taman Bataliyon “si visim pacem para bellum” (ingin damai siap untuk perang)”.

“Kalau kita siap perang, tidak akan mungkin orang lain bisa macam-macam. Pasukan ksatria siap memenangkan peperangan dan siap menghadapi apapun hambatan. Kalau kita siap, musuh pun akan menjauh dari kita,” tegas Riyandi.

Menurutnya, saat ini kita diperangi melalui ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan Hankam, maka kita hrs siap berperang diantaranya menambah kemampuan tempur satuan Yonif 142/KJ menjadi satuan Yonif Raider yang kemampuannya tiga kali dari Yonif biasa.

“Dengan demikian akan mampu menularkan semangat heroik seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk bela negara sesuai profesi masing-masing dengan mandala perang ideologi, politik, ekonomi, dan sosial budaya untuk mempertahankanpertahankan kedaulatan NKRI ini,” harap Danyon.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut, Kapolda Jambi Brigjend Pol Yazid Fanani, Dirintelkam Polda Kombespol Chairul Yani, Danrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Refrizal dan Wakapolresta Jambi AKBP Sri Winugroho

Rencananya, 419 prajurit Yonif 142/Ksatria Jaya langsung berangkat dari Jambi ke Bom Baru, Palembang lewat darat dan langsung dipimpin langsung oleh Danyon 142/Ksatria Jaya Mayor Inf Riyandi.

Selanjutnya menuju Tanjung Periuk, Jakarta Utara dengan menggunakan Kapal KRI Teluk Amboina menuju pusat latihan selama tiga bulan di Pusdik Passus, Batu Jajar, Bandung, Jawa Barat.

Penulis: Azhari
Editor: Amr

Leave a Reply