Gubernur Lampung Raih Penghargaan, Terbaik Tangani Konflik Sosial

Mendagri Tjahjo Kumolo Serahkan Penghargaan ke Gubernur Lampung Ridho Ficardo

Jakarta, Kabarserasan.com—Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, mendapat penghargaan sebagai kepala daerah terbaik di Indonesia dalam hal penanganan konflik sosial.

Ridho, lewat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (TTPKS) yang ia bentuk di tahun 2015 lalu, dinilai mampu mengendalikan potensi konflik di wilayahnya, mengungguli 33 provinsi lainnya di Indonesia.

Penghargaan ini diberikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dalam acara Rapat koordinasi TTPKS Tingkat Nasional 2017, yang berlangsung Rabu (15/03/2017) di Jakarta. 10 daerah terbaik dalam penanganan konflik sosial ini mendapat penghargaan.

Ridho, dalam sambutan usai menerima penghargaan itu mengatakan, kunci keberhasilan provinsinya dalam penanganan konflik sosial adalah pendekatan sosial yang lakukan, salah satunya mengentaskan kemiskinan.

“Secara strategis upaya yang kami lakukan untuk menangani dan menanggulangi konflik sosial adalah mulai dari akar masalahnya, yakni penanganan kemiskinan,” papar Ridho di hadapan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan para kepala daerah lainnya.

10 Gubernur Peraih Penghargaan

Ridho menjelaskan, Provinsi Lampung memiliki keunggulan geografis sebagai gerbang Pulau Sumatera. Dengan jumlah penduduk sekitar 9, 6 juta, Lampung yang heterogen, membuat wilayah ini sangat dinamis.

“Lampung sering dibilang sebagai Indonesia Mini. Jadi, kalau ingin merasakan jadi presiden Indonesia, jadi saja Gubernur Lampung, maka akan merasakannya, merasakan masalahnya, bukan anggarannya,” tuturnya.

Sejak awal memimpin daerah ini, tambah Ridho, ia sangat memahami pekerjaan besar yang harus ia jalani, yakni mengentaskan kemiskinan yang sangat besar. Provinsi Lampung, termiskin ketiga di Pulau Sumatera. “Jadi kemiskinan ini merupakan akar dari segala permasalahan di Lampung,” tegas gubernur kelahiran 20 Juli 1980 ini.

Jambi, Sumsel, Babel Masuk 10 Besar

Selain Lampung, ada sembilan provinsi lain yang meraih penghargaan Kemendagri, dan tiga diantaranya provinsi di Sumbasel. Kesembilan daerah dimaksud, yakni Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jambi, DI Yogyakarta, Nanggroe Aceh Darussalam, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Kepulauan Bangka Belitung dan Sumatera Selatan.

Soal penghargaan ini, Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Lampung Bayana menjelaskan, penghargaan ini bentuk apresiasi Kemendagri atas upaya kerja keras seluruh komponen di Provinsi Lampung—melalui Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, dalam menangani potensi konflik social di wilayah ini.

“Dalam kesempatan ini Gubernur Lampung menyampaikan terima kasih atas kerja sama seluruh perangkat pemerintah, TNI dan Polri yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kekompakan semua unsur terkait”, jelasnya.

Ke depan, lanjut Bayana, Gubernur Ridho berharap para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat di daerah ini bisa lebih berperan, dengan menjaga kekompoakan dan penciptaan iklim kondusif, di wilayah masing-masing. (Jun)

Leave a Reply