Sadli Husendra Juara Festival Dangdut HUT Ke-36 PTBA

Direktur Keuangan PTBA Ahmad Sudarto saat memberikan hadiah kepada pemenang Festival Dangdut

Tanjung Enim, Kabarserasan.com – Sadli Husendra mengukuhkan dirinya menjadi jawara  Festival Lagu Dangdut dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 36 PT Bukit Asam (persero) Tbk, awl pekan lalu.

Pada malam Grand Final peserta asal Kecamatan Kota Muara Enim ini berhasil mengunggli 14 finalis lainnya dengan lagu andalannya “Pelaminan Kelabu”.

Sementara finalis tuan rumah asal Kecamatan Lawang Kidul Tanjung Enim atas nama Yuliani meraih posisi juara ke 2 dan Rekki Martha asal Kecamatan Merapi Timur diposisi juara 3, serta juara harapan 1 diraih Mahdalena dari kecamatan Lawang Kidul, Mikko Syahputra juara harapan 2 dari Kecamatan Merapi Barat.

Baca Juga : Zaskia Gotik Tampil Meriahkan HUT ke-36 PTBA

Sedangkan juara harapan 3 diraih Novriani asal Merapi Timur Kabupaten Lahat dan juara Favourite disabet finalis asal Kecamatan Tanjung Agung, Memey.

Sebelum mencapai grand final yang berlangsung di Fasilitas Sosial (Fasos) Lapangan Ex Sentral Lama PTBA Tanjung Enim, 15 finalis menyisihkan sekitar 400 peserta yang berasal dari Kabupaten Muara Enim dan Lahat.

‎Direktur Pengembangan Usaha PTBA, Eko Suryo Hadianto mewakili segenap managemen dan Ketua Panhut PTBA ke 36 dalam sambutannya mengatkan, musik atau lagu dangdut merupakan ciri khas bangsa Indonesia,.

”  Lagu atau musik Dangdut, ini adalah lagu-lagu atau musik khas Indonesia, baik dari Sabang sampai Marauke, semua orang pasti mengenal. Dan begitu mendengarkan lagu dangdut seperti syairnya Rhoma Irama pasti kita akan mengoyangkan badan kita. Nah Ini adalah ciri khas, tepuk tangan untuk musik Dangdut,” kata Eko Suryo Hadianto‎ , saat membuka malam Grand Final Festival Lagu Dangdut, Rabu (1/3/2017) malam.

Menurut Eko Suryo anak muda harus bangga dengan dangdut yang merupakan lagu/musik khas Indonesia.

” Jangan malu dengan budaya kita sendiri dan kita harus bangga seperti hal nya dengan musik dangdut. Meski dulu orang mengatakan musik  dangdut adalah kampungan, Itu salah menurut saya. Dangdut adalah milik kita, dangdut harus kita bawa sampai pentas Internasional. Kita mulai dari Tanjung Enim mudah-mudahan muncul artis-artis dari kota Tanjung Enim yang bisa masuk ke pentas Nasional,” harapnya.

Adpun, masing-masing pemenang berhak mendapatkan piala dan uang pembinaan dengan nominal untuk juara I uang sebesar Rp. 3.500.000, Juara II sebesar Rp 2.500.000, Juara III Rp 2.000.000. Dan harapan I Rp 1.500.000, Juara harapan II Rp 1.250.000, dan Juara harapan III Rp 1.000.000, serta Favorit uang sebesar Rp. 1.500.000,-‎

Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

Leave a Reply