Maling Apes, Mau Curi Minyak yang di Bor Pipa Gas

Kapolsek Jambi Selatan Kompol Eko Heriyanto. Foto: Kabarserasan.com/Azhari Sultan

Jambi, Kabarserasan.com – Pasca kebocoran pipa gas di depan Kantor Camat Palmerah di Jalan Lingkar Timur, Kota Jambi, dari hasil penyelidikan sementara pihak Polsek Jambi Selatan, aksi kebocoran pipa gas tersebut diduga akibat pencurian oleh pelaku pencurian minyak.

“Ada dugaan yang mencuri tersebut pelaku pencurian minyak. Namun setelah dilakukan percobaan pencurian di pipa tersebut dengan cara di bor, ternyata pipa yang di bor adalah pipa gas,” kata Kapolsek Jambi Selatan Kompol Eko Heriyanto di lokasi kejadian, Rabu (01/03/2017).

Menurutnya, aksi tersebut diketahui oleh seorang warga sekitar pukul 22.30 Wib yang mendengar suara dengungan gas yang keras sekali, sehingga membuat saksi mencari sumber suara.

“Saat keluar, saksi melihat dua orang yang diduga pelaku pencurian kabur melarikan diri. Mengetahui bahwa pipa gas yang bocor selanjutnya saksi melaporkannya ke pihak polisi,” lanjut Eko.

Akibat kejadian ini, penanggungjawab pipa gas yang bocor ini PT Energasindo Heksa Karya yang mengetahui kejadian tersebut mengerahkan anggotanya Selasa malam untuk menutup jalur aliran gas.

“Setidaknya sepanjang 35 km aliranĀ  pipa gas ditutup untuk penyaluran PLTG yang ada di Selincah, Jambi Timur, Kota Jambi,” ujar salah seorang petugas.

Masih kata Kapolsek, dampak dari terputusnya aliran gas ke PLTG Selincah maka sebagian wilayah di Kota Jambi akan mengalami pemadaman.

“Dampak lainnya tentu kerugian yang dialami akibat kejadian ini. Namun masih belum bisa ditaksir petugas,” imbuh Eko.

Namun, hingga Rabu siang, tekanan gas yang keluar dari kebocoran yang diakibatkan aksi pencurian tersebut mulai mengecil dan tidak lagi terdengar suara gas yang keluar.

Sedangkan lalu lintas jalan sudah mulai dibuka kembali dengan buka tutup yang dilakukan oleh petugas Satlantas Polresta Jambi dan Polsek Jambi Selatan.

Penulis: Azhari
Editor: Amr

Leave a Reply