Longsor Dipangkal Jembatan, Jalan Lingkar Putus Total

Wakil Bupati Muara Enim H Nurul Aman SH didampingi oleh Kepala Dinas PU Bina Marga A Yani meninjau langsung jalan putus akibat longsor. Foto: Kabarserasan.com/Amr

Muara Enim, Kabarserasan.com – Jalan lingkar yang menghubungkan  Jalan lintas Muara Enim – Tanjung Enim menuju Terminal Regional Muara Enim putus total sehinggga seluruh kendaraan tidak bisa melintas.

Pantauan Kabaraserasan di lokasi  menunjukkan, jalan penyangga yang menghubungkan Jembatan Enim III dan jalan alternatif mengalami longsor.

Wakil Bupati Muara Enim H Nurul Aman SH didampingi oleh Kepala Dinas PU Bina Marga A Yani , Kapolres AKBP Hendra Gunawan  dan Kepala SKPD yang terkait, meninjau secara langsung kondisi jalan putus tersebut .

”  Penyebab putusnya jalan penyangga menuju jembatan tersebut adalah akibat faktor alam.  Kita lihat sendiri kondisi sungai Enim debit airnya tinggi sehingga membuat kondisi tanah pingir sungai menjadi labil dan tergerus oleh air.” kata Nurul lepada awak media, Kamis (22/02/2017).

Menurut Nurul, hal ini diperparah masih ada  kendaraan yang  melintas di atas jalan dan jembatan tersebut,  padahal sudah dilarang melintas.

” Sudah dipasang  rambu rambu  agar jangan melintas, karena membahayakan keselamatan. Namun tetap saja ada yang nekat.  Beruntung tak ada korban dalam peristiwa itu, ” ujarnya.

Kepada Dinas PU Muara Enim H A Yani Hariyanto menambahkan, Pemkab Muara Enim sudah menganggarkan perbaikan jalan dan jembatan di lokasi tersebut.

” Pemkab Muara Enim sudah menganggarkan untuk perbaikan., nilainya sekitar Rp 7 miliar dan sudah masuk pada proses lelang,” kata Yani.

Yani menuturkan, proses lelang akan selesai dalam waktu 7 hari kedepan.  ” Jika sudah ada pemenangnya, kita akan segera melakukan antisipasi. Namun, pekerjaan tersebut bisa dilakukan pada saat air sudah surut,” jelasnya.

Menurut Yani, penyebab longsor tersebut karena dinding penahan merupakan arah arus air.   ” Untuk mengantisipasi agar jangan terjadi longsor lagi, kita akan bangun penangkis arus dan tembok penahan,” terangnya.

Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

Leave a Reply