Wali Kota Jambi Ajak ASN dan Warga Jadikan Donor Darah Sebagai Lifestyle

Wali Kota Jambi Syarif Fasha pendonor darah aktif. Foto: Kabarserasan.com/azi

Jambi, Kabarserasan.com – Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengaku, aktivitas sosialnya sebagai pendonor darah telah menjadi lifestyle (gaya hidup) bagi dirinya. Pasalnya, sejak menjadi pendonor darah secara rutin dirinya semakin merasa bugar.

“Seseorang yang menyumbangkan darahnya tiga sampai empat kali dalam satu tahun, mampu membebaskannya dari ancaman penyakit seperti Hepatitis C, Hepatitis B, Sipilis, bahkan HIV,” tuturnya, Minggu (12/02/2017).

Sejak menjabat Walikota Jambi, Fasha selalu berkomitmen di bidang kesehatan khususnya terkait dengan dukungan pemerintah daerah kepada penyediaan darah di PMI, yaitu dengan optimalisasi pendonor darah dilingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Selain melakukan sosialisasi dengan mendorong ASN dan tenaga kotrak untuk menjadi pendonor, Pemerintah Kota Jambi melalui Korpri juga menyiapkan data pendonor, termasuk dari keluarga Korpri.

Fasha juga berharap, aparaturnya selain aktiv mendonorkan darahnya di PMI, unit transfusi mobile PMI diharapkan juga akan masuk ke SKPD-SKPD, sehingga suatu saat diharapkan dapat membantu kebutuhan darah di PMI.

Pemerintah Kota Jambi dengan program kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunannya, saat ini gencar meningkatkan infrastruktur dan pelayanan di masyarakat.

Selain meningkatkan infrastruktur dan pelayanan rumah sakit umum daerah, Pemerintah Kota Jambi juga meningkatkan status puskesmas pelayanan pertama menjadi Puskesmas 24 jam dan Puskesmas Rawat Inap.

“Selain ASN, saya berharap anak-anak muda menjadi motor penggerak di komunitasnya agar bersedia mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan,” imbuh Fasha.

Apalagi menurutnya, Ketua PMI yang juga Wakil Presiden Jusuf Kalla secara nasional telah menetapkan slogan kampanye “Blood Donor is Lifesyle”.

Menurutnya, PMI Jambi saat ini gencar menyediakan fasilitas donor darah diberbagai acara serta di sejumlah tempat umum seperti kampus, mall, dan penempatan kendaraan donor (mobile) di lokasi-lokasi seperti taman-taman termasuk di kawasan Pedestrian Jomblo.

Sebagaimana diketahui, Wali Kota Jambi Syarif Fasha memang kerap mendonorkan darah bagi warganya di Kota Jambi, khususunya kepada penderita thalasemia, terlebih lagi Fasha juga memiliki golongan darah yang langka yakni A+.

Kebiasaan Fasha sebagai satu-satunya kepala daerah di Provinsi Jambi yang aktiv mendonorkan darah itu pun kini viral di kalangan netizen. Terlebih lagi, Fasha tidak hanya mendonorkan darahnya saja, namun Ia juga mendatangi warganya yang membutuhkan bantuan darah itu.

Potret peduli sesama itu setidaknya tampak baru-baru ini saat Fasha  mendonorkan darahnya untuk Rizki (12) bocah penderita thalasemia mayor.

Adapun dalam kondisi normal memang disarankan transfusi berjarak minimal tiga bulan. Meskipun demikian dalam keadaan tertentu demi kemanusiaan dapat dibolehkan setelah lebih dahulu pendonor diperiksa dan atas izin dokter dinyatakan layak untuk dilakukan transfusi.

Penulis: Azi
Editor: Amr

Leave a Reply