Bupati Klaten Sri Hartini Dijebloskan KPK ke Tahanan

Bupati Klaten, Sri Hartini di KPK

Jakarta, Kabarserasan.com—Setelah melakukan pemeriksaan secara mendalam, penyidik KPK akhirnya Sabtu (31/12/2016) petang menetapkan Bupati Klaten Sri Hartini sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan, terkait kasus dugaan suap rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penahanan dilakukan selama 20 hari dan untuk memperlancar pemeriksaan selanjutnya, Sri Hartini ditahan di rumah tahanan Klas I Jakarta Timur cabang KPK yang berada di gedung KPK.

“Penahanan dilakukan untuk 20 hari ke depan,” ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah, Sabtu petang kepada wartawan.

Selain Sri Hartini, KPK juga menetapkan tersangka dan menahan Suramlan, Kasi SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, yang dalam kasus ini berperan sebagai pemberi suap. Berbeda dengan Sri Hartini, Suramlan ditahan di rumah tahanan KPK lainnya di Pomdam Jaya Guntur.

Begitu keluar dari gedung KPK, Sri dan Suramlan tampak tertunduk dalam kaalan petugas KPK dan tidak melayani pertanyaan wartawan. Sri Hartini, dengan kerudung menutup wajah, langsung masuk ke mobil tahanan untuk dibawa ke tempat tahanan.

Febri menyebutkan, terkait enam orang yang diduga juga terlibat dalam kasus ini, untuk sementara tidak ditahan, sebab belum terpenuhinya alat bukti yang kuat atas keterlibatan mereka.

“Sementara ini ditetapkan SHT penerima SUL pemberi. Sedangkan yang lain belum, karena sedang diminta keterangan lanjut karena asal uang bukan satu orang, (tapi) banyak,” jelas Febri, yang mantan pengurus ICW (Indonesia Corruption Watch) ini. (Jun)

Leave a Reply