Rusak Akibat Truk Angkutan Sawit, Dewan Minta PT IAL Perbaiki Jalan Tembakang

Jalan Kabupaten yang rusak karena dilewati truk sawit PT IAL

Muara Enim, Kabarserasan.com – Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dari Dapil III
meminta PT IAL (Indralaya Agro Lestari) untuk segera melakukan perbaikan Jalan Tembakang yang rusak.

Ketua Tim Reses Dapil III Ali Hanafiah mengatakan, dia bersama anggota lainnya yakni Mukarto, Dadang, Vera, dan Hargiono sengaja turun kelapangan setelah menerima keluhan masyarakat tentang jalan Tembakang yang rusak akibat sering dilintasi truk angkutan sawit dari perusahaan tersebut.

Ali mengungkapkan, timnya sudah melakukan pertemuan dengan pihak manajemen PT IALĀ  dan mereka menyanggupi untuk memperbaikinya.

“Kami berikan waktu satu minggu mulai hari ini untuk memperbaiki jalan tersebut, sebab itu jalan akses utama,” kata Ali Hanafiah, Kamis (8/12/2016).

Sementara anggota tim Mukarto menambahkan, dalam pertemuan tersebut, pihaknya juga meminta kepada PT IAL untuk menyempurnakan IPAL pabrik sehingga tidak menganggu masyarakat.

Selain itu juga dibahas juga terkait tenaga kerja lokal. ” Sesuai janji perusahaan adalah dengan warga desa sekitar perusahaan akan menerima tenaga kerja lokal dengan perbandingan 60 : 40 yakni 60 persen tenaga kerja lokal, dan 40 tenaga kerja bukan lokal,” jelasnya.

Namun menurut Mukarto, yang menjadi skala prioritas adalah perbaikan jalan. Apalagi
PT IAL tidak ada izin menggunakan jalan Kabupaten. Karena itu Dewan meminta mereka untuk mengurus izin dulu.

“Kita beri waktu satu minggu, jika tidak warga akan memportal jalan tersebut,” tegasnya.

Pihak manajemen PT IAL, melalui humasnya Rani Kodim, membenarkan jika pihaknya menggunakan jalan tersebut. Dia berkilah mereka menggunakan jalan tersebut karena jalan yang mereka bangun belum selesai.

” Nanti setelah selesai, armada angkutan kita tidak lagi melintas di Jalan Tembakang milik Kabupaten Muaraenim,” jelasnya.

Terkait kerusakan jalan Ketapang, menurut Rani pihaknya siap memperbaikinya, namun saat ini, jalan tersebut masih terendam banjir. “Intinya kita siap memperbaikinya, namun menunggu airnya surut dulu, kalau sekarang percuma saja,” ujar Rani Kodim.

Mengenai masalah izin penggunaan jalan, ia belum tahu. ” Soal izin menggunakan jalan saya belum tahu, sebab tadi tidak ada membahas masalah tersebut,” jelasnya.

Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here