Mengubah Limbah Tanaman Jadi Sumber Penghasilan

Beberapa hiasan bunga hasil karya Wandriansyah/ Foto. Wan

Palembang, Kabarserasan.com—Kreatifitas, itulah kunci jika ingin maju berusaha, dalam iklim bisnis yang makin kompetitif saat ini. Limbah tanaman seperti akar pohon, biji karet dan buah mahoni misalnya, sesuatu yang tampak tidak berguna, bias diubah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis jika di tangan seseorang yang kreatif.

Salah satunya seperti yang dilakukan seorang pemuda bernama Wandriansyah, asal Kota Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan ini.Barang-barang sisa dari tanaman, di tangannya menjadi barang kerajinan bernilai seni, dan laku dijual.

Wandriansyah mengaku, ide awalnya dari seringnya ia melihat akar-akar pohon, berserakan setiap kali orang selesai menebang pohon. Begitu pula biji buah karet yang banyak berjatuhan dan tidak dilirik siapa pun. Maka terfikirlah ia untuk memanfaatkan barang-barang tak berharga itu, untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.

Wandriansyah ingat, ia mengawali usahanya dengan membuka-buka (browsing) gambar beragam jenis kerajinan hasil para pengrajin di internet. Dan setelah mempelajari dengan seksama, disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan bahan mentah, pilihannya jatuh pada pembuatan kerajinan hiasan bunga.

kerajinan-hiasan-bunga2Menurut Wandri—panggilan pria ini, membuat hiasan bunga ini tidaklah semudah yang kita bayangkan. Butuh  kesabaran dan ketelitian tingkat tinggi untuk mendapat hasilkan bentuk yang maksimal seperti diinginkan. Wandri mengaku, untuk membuat satu hiasan bunga, ia butuh waktu satu hingga tiga hari, tergantung bentuk dan tingkat kesulitannya.

“Iya, semua ini dari bahan limbah yang tidak terpakai. Masing-masing butuh waktu berbeda dalam pembuatannya. Harganya juga bervariasi. Biasanya, untuk yang tingkat kesulitannya tinggi saya jual agak mahal, tapi memang bagus” ujar Wandriansyah menjelaskan.

Saat ini hasil karya wardriansyah telah dipasarkannya hingga keluar kota indralaya seperti palembang dan kayu agung// untuk  satu buah bungai hias ini dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp.50 ribu sampai Rp.400 ribu.

kerajinan-hiasan-bunga2Wandri, dan juga mungkin, para pengrajin sejenis yang kini banyak terdapat di Ogan Ilir dan beberapa daerah lain di Sumatera Selatan, berharap para pengrajin seperti mereka ini mendapat kemudahan dari pemerintah untuk mendapatkan bantuan permodalan, agar usaha kecil mereka ini bias lebih maju lagi (wan)

Leave a Reply