Golkar Sepakat Setya Novanto Jadi Ketua DPR RI Lagi

Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto

Jakarta, Kabarserasan.com—Partai Golkar, Senin (21/11/2016) menggelar rapat pleno membahas usulan Ketua Umum mereka, Setya Novanto kembali menjadi Ketua DPR RI.

Hasilnya, rapat pleno tersebut sepakat menyetujui Setnov—pangilan Setya Novanto, kembali menjadi Ketua DPR RI, yang beberapa bulan terakhir dijabat politisi Golkar lainnya, Ade Komaruddin

“Tentang Novanto sudah keputusan DPP. Selanjutnya kami akan melakukan komunikasi dengan pihak-pihak yang berkompetensi untuk memutuskan itu,” kata Ketua Harian Golkar, Nurdin Halid saat dihubungi media, Senin di Jakarta.

Setya Novanto saat  ditemui di sela-sela menghadiri perayaan ulang tahun Kosgoro di Jakarta Selatan, mengaku baru kembali dari luar kota sehingga belum bisa memberi keterangan soal kabar tersebut.

“Saya baru datang dari luar kota. Saya enggak tahu. Saya langsung kemari,” ujar Setnov
Setya Novanto mundur dari posisi ketua DPR RI akhir tahun 2015 lalu menyusul merebaknya apa yang kemudian ramai disebut kasus “Papa Minta Saham”, meski dalam proses pemeriksaan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI sendiri, tidak jelas dan tidak ada pula sanksi dijatuhkan padanya.

Hanya saja kemudian, Setya Novanto menggugat aturan pasal soal penggunaan rekaman hasil sadapan yang digunakan pelapor Sudirman Said (Menteri BUMN ketika itu) sebagai alat bukti ke Mahkamah Konstitusi (MK). MK mengabulkan permohonan tersebut.

Setelah mundur, posisi Setya Novanto digantikan Ade Komarudin. Namun beberapa pecan terakhir di internal Partai Golkar muncul usulan beberapa politisi pendukung Setya Novanto, agar—berdasarkan putuan MK itu, Setya Novanto dikembalikan lagi jabatannya sebagai Ketua DPR RI. Dan puncaknya, usulan itu disetjui dalam rapat pleno Partai Golkar.

“Sudah kita putuskan dalam pleno. Sekarang tinggal bagaimana DPP maupun fraksi untuk melakukan lobi politik. Jadi bukan mengganti, tapi mengembalikan posisi Setya Novato seperti semula,” jelas Yorrys, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, usai rapat pleno itu.

Pihak Golkar berpendapat, mengembalikan jabatan Setya Novanto ini, demi menjaga kehormatan partai, di mana ketua umum mereka selayaknya menduduki jabatan tersebut. Ada pun Ade Komaruddin akan kembali menempati jabatan sebelumnya, sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI. (Jun)

Leave a Reply