Kantongi Izin Angkutan Batubara, Perusda Lahat Siap Ikuti Aturan

Direktur Utama Perusda Lahat Mahmud Ibrahim, Foto: Kabarserasan/Amri

Muara Enim, Kabarserasan.com – Perusahaan angkutan batubara Perusda Lahat menyanggupi aturan yang tertera dalam dispensasi angkutan batubata melintas di wilayah Kabupaten Muara Enim.

” Dalam rapat yang dipimpin bapak Bupati Muara Enim tadi, kita diharuskan untuk mentaati aturan yang sudah digariskan. Kita siap,” kata Direktur Utama Perusda Lahat Mahmud Ibrahim di Kantor Bupati Muara Enim, Jumat (11/11/2016) sore.

Menurut Mahmud, aturan yang diitetapkan dimaksudkan untuk ketertiban dan keamanan masyarakat. ” Misalnya konvoi kendaraan, aturannya maksimal dua mobil dan jarak antar angkutan harus sesuai dengan aturan Dishub (Dinas Perhubungan),” jelas Mahmud.

Mahmud memaparkan, izin melintas untuk Perusda Lahat diterbitkan pada 28 Oktober lalu. Namun Perusda belum jalan karena menunggu aturan yang jelas dari pemkab/kota yang dilalui angkutan batubara.

Adapun jumlah angkutan yang terdaftar dari Perusda Lahat, saat ini berjumlah 72 unit kendaraan. ” Jumlah tersebut bisa bertambah, tapi harus melaporkan ke Pemprov,” jelasnya.

Untuk pemilik kendaraan yang bisa ikut bergabung, kata Mahmud, harus memiliki badan hukum dan minimal memiliki 25 unit kendaraan.

” Dalam rapat tersebut juga dibicarkan terkait penyaluran CSR (corparate Social reposibilty disetiap daerah yang dilalui oleh angkutan kita. Kita siap menyalurkan CSR sesuai aturan yang ada,” imbuhnya.

Sementara Kapolres Muara Enim mengatakan, pihaknya siap menegakkan aturan. ” Tadi sudah disampaikan secara lisan, aturan-aturan yang yang tertuang dalam rekomendasi maupun dispensasi yang dikeluarkan oleh gubernur dan bupati itu harus ditaati,” jelas Kapolres.

Kapolres mengungkapkan, bupatiĀ  juga sedang merencanakan rute lain untuk angkutan batubara ini, seperti menggunakan jalur khusus.

” Pak bupati minta pihak swasta yang membangun jalan khusus batubara agar melakukan percepatan pembangunan jalan tersebut. Tadi juga disinggung kemungkinan menggunakan kereta api,” ungkapnya.

Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

Leave a Reply