Aplikasi “Jamtics” Cegah Pungli di Kecamatan

Foto: Kabarserasan.com/ By Azhari Sultan

Jambi, Kabarserasan.com—Komiten pencegahan pungutan liar (pungli) bukan Cuma di kalangan pejabat tinggi dan di jajaran kepolisian saja, tapi juga dari lapis setingkat camat. Paling tidak, itulah yang kini dilakukan Camat Jambi Timur, Kota Jambi, Rahmat.

Rahmat tidak main-main dengan komitmennya itu. Instruksi Presiden Joko Widodo bahkan dianggapnya sebagai momentum tepat untuk melakukan pemberantasan praktek Pungli, yang saat ini terjadi di banyak tempat pelayanan publik dan merugikan warga masyarakat.

Prihatin karena sering melihat warga terlibat antrean panjang saat mengurus dokumen di tempat-tempat pelayanan, Rahmat sejak dipercaya Walikota Jambi Syarif Fasha menjadi Camat Jambi Timur satu setengah tahun lalu,langsung berfikir untuk membuat metode khusus, untuk mengatasi masalah tersebut. Maka kemudian, ia membuat website Jamtics, singkatan dari Jambi Timur Informasi Center and Service.

“Gebrakan ini setidaknya bisa mencegah terjadinya Pungli, karena melalui website itu masyarakat dalam mengurus berbagai urusan dokumennya  tidak lagi bersentuhan dengan petugas, tapi cukup dari rumah, atau di manapun, mengisi form yang ada di website tersebut,” jelasnya.

Lewat website ciptaannya, warga juga bisa mendapatkan data dan perkembangan setiap waktunya. Karena database dalam websie selalu diupdate oleh petugas khusus yang ditunjuk. Data yang masuk dari masyarakat pun tersusun rapi.

“Begitu pula dengan pekerjaan petugas kami, jadi lebih simple. Data akan terarsip otomatis di komputer sehingga mempermudah petugas dalam mencari dokumen. Tidak perlu secara manual lagi,” tutur Camat teladan di Kota Jambi tahun 2016 ini.

Tidak hanya di kecamatan saja, aplikasi android juga dibuat Rahmat,di tingkat kelurahan. “Semua itu ada di sistem elektronik yang diberi nama elektronik pelayanan kelurahan (e-yankel),” katanya.

Menurutnya segala sesuatu yang bersangkutan surat menyurat sudah bisa dibuat di aplikasi android tersebut, kecuali membuat e-KTP, surat tanah dan surat ahli waris.

“Insha Allah dalam waktu dekat akan kita launching sistem aplikasi ini, biar masyarakat mudah berurusan surat menyurat di kantor camat,” papar Rahmat.

Ke depan, Rahmat melanjutkan, masih ada terobosan lagi yang akan dilakukannya untuk memanjakan warganya dalam mendapatkan pelayanan. “Kita akan siapkan sepeda motor untuk petugas menjemput surat atau perizinan lain di rumah warga, karena ada keperluan lain,” harapnya.

Rahmat mengakui idenya ini tercetus saat rapat bersama Walikota Jambi Syarif Fasha. “Ketika itu Saya dapat telepon dari bawahannya ada surat yang perlu ditandatangani, namun tidak bisa karena masih rapat. Dari situ saya terfikir perlunya alat transportasi bagi keperluan warga,” paparnya lagi.

Menurut Rahmat, dengan semakin banyak dan beragamnya kebutuhan dan keperluan warga, maka aparat pemerintah sebagai pelayan masyarakat mau tidak mau harus berimprovisasi dan berinovasi agar pelayanan ke masyarakat tetap bisa dilakukan secara maksimal.

Sekaligus, dengan ide dan alat yang diciptkannya, dapat melakukan pengawasan dan mencegah prilaku nakal oknum aparat pemerintah, salah satunya Pungli yang sedang gencar diberantas pemerintah (azi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here