PTBA Peduli Perkembangan dan Kemajuan UKM

Pengantar

PT Bukit Asam Tbk (Persero) sebagai BUMN penambang batubara dan berkantor pusat di Kabupaten Muara Enim selama ini bukan saja penopang utama pembangunan daerah tapi juga kegiatan ekonomi masyarakat di sektor Usaha Mikri Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam rangka HUT Kabupaten Muara Enim ke 70, Media Kabar Serasan secara khusus mewawancarai Sekretaris Perusahaan PTBA, Adib Abdullah, terkait peran perusahaan ini dalam memajukan perekonomian masyarakat Kabupaten Muara Enim. Berikut rangkuman wawancaranya.

Tanya (T): Bisa dijelaskan soal komitmen PTBA, khusus dengan Kabupaten Muara Enim?

Jawab  (J): Tingginya komitmen PTBA terhadap masyarakat kabupaten Muara Enim terlihat jelas dari besarnya volume CSR (Corporate Social Responsibility) yang direalisasikan PTBA, khususnya kontribusi melalui Bina Wilayah, di antaranya  pembangunan RSUD  Arbain, GOR Serasan Sekundang, Kolam Renang, Mesjid kota Muara Enim yang dalam proses pembangunan.

Sekretaris Perusahaan PTBA

Di luar itu, khusus untuk aspek pemberdayaan dan peningkatan kualitas SDM masyarakat sekitar, PTBA memberikan beasiswa bagi ribuan pelajar di sekitar wilayah operasi PTBA, juga beasiswa  bagi mahasiswa di beberapa Perguruan Tinggi Negeri yang sekaligus meliputi tanggungan untuk biaya hidup mereka secara penuh hingga menyelesaikan jenjang pendidikannya.

T: Bagaiman dengan tata kelola lingkungan area eks tambang, selain upaya Penghijauan kembali, untuk mengubah areal eks tambang menjadi destinasi wisata?

J: Dari sisi Tata Kelola Lingkungan, selain menjalankan ketentuan sebagaimana yang tercantum dalam Amdal,  PTBA mempunyai program khusus untuk penantaan lingkungan berupa Taman Hutan Rakyat (Tahura) Enim, yaitu penataan lahan bekas tambang yang dibagi dalam beberapa zona yang nantinya bermanfaat sesuai  dengan tuntutan kebutuhan masyarakat setempat.

ptba-bina-pengrajin-lokal

Tahura Enim yang juga dituangkan dalam Perda Kabupaten Muara Enim sekaligus merupakan jaminan dari PTBA untuk menjadikan lingkungan bekas tambangnya sesuai dengan peruntukkan yang ditetapkan, yaitu : Zona Penerima,  Zona Penelitian, Zona Zona Sarana Prasarana, Zona Kebun Buah, Zona Wisata Air, Zona Hutan Tanaman, Zona Kebun Koleksi, Zona Peternakan. Program Tahura merupakan program penataan lingkungan jangka panjang dan sejak saat ini penataan dan peruntukan lahan  di wilayah operasi PTBA sudah mengacu kepada program tersebut.

Bahkan Morgan Stanley, sebuah lembaga kajian terkemuka dari Amerika Serikat menempatkan PTBA sebagai salah satu dari tiga perusahaan pertambangan di dunia yang mendapatkan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan yang diberikan prediket dengan A-Plus.

T: Soal PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan), bagaimana komitmen PTBA soal ini?

J: Komitmen PTBA dalam melaksanakan PKBL tertuang dalam Kebijakan CSR. Hingga saat ini PTBA senantiasa berupaya melaksanakan program-program PKBL secara berkelanjutan dan sejalan dengan program dan target yang ingin dicapai dalam MDGs (Millenium Development Goals). Adapun sektor yang menjadi sasaran dalam PKBL CSR PTBA adalah sektor lingkungan, ekonomi, dan—sebagai prioritas, sektor sosial masyarakat.

ptba-bina-pengusaha-lokal

T: Berapa banyak biaya yang dialokasikan dan sudah dikeluarkan PTBA kepada mitra binaan, di mana saja lokasi mereka dan apa kriteria untuk mendapatkan bantuan binaan itu?

J: Biaya yang sudah dikeluarkan CSR PTBA untuk Mitra Binaannya hingga saat ini senilai 23,2 Miliar untuk 2.855 mitra binaan. Adapun lokasi para mitra binaan tersebut tersebar mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi. Sementara kriteria yang diterapkan oleh PTBA mengacu pada regulasi yang diberlakukan oleh Pemerintah.

Persoalan umum yang biasanya dihadapi adalah sustainibilitas dari suatu program. Upaya yang biasanya dilakukan guna mengatasi persoalan tersebut adalah dengan melakukan pemetaan sosial yang matang sehingga mampu menghasilkan pemetaan masalah, potensi, dan kebutuhan masyarakat secara jelas dan detail, sehingga dapat dijadikan bahan acuan perumusan program kegiatan yang dapat menjawab kebutuhan dan mengatasi permasalahan masyarakat secara berkelanjutan.

Intinya, PTBA selalu komitmen dengan program pemberdayaan masyarakat ini, selain dalam rangka menjalankan program pemerintah, juga karena PTBA sependapat dengan maksud dan tujuan pemberdyaan itu, bahwa kekuatan ekonomi rakyat—dalam bentuk koperasi dan UKM adalah fondasi perekonomian yang perlu didukung, pertumbuhan dan perkembangannya.  (Firdaus Masrun)

 

 

 

Leave a Reply