Pemerintah Kabupaten Muara Enim Segera Miliki BPR

Foto. Dok. Bappeda Muara Enim

Berawal dari banyaknya persoalan dalam membantu pengembangan perekonomian rakyat di Kabupaten Muara Enim—khususnya bagi pelaku ekonomi kelompok UMKM (Usaha Mikro Keil dan Menengah), Pemerintah Kabupaten Muara Enim sejak tahun 2011 lalu merintih pendirian sebuah lebaga keuangan berbentuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Kini, rencana ini telah mendapat persetujuan lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dalam bentuk keluarnya perizinannya pada akhir September 2016 lalu. Untuk itu,  Pemkab Muara Enim telah mengalokasi anggaran Rp 5 miliar sebagai modal awal.

Sekretaris Daerah Pemkab Muara Enim, Ir H Hasanudin MSi, dalam beberapa kesempatan mengatakan, tujuan pendirian BPR Muara Enim ini,untuk mempermudah pemberian fasilitas kredit untuk masyarakat dan pengusaha mikro, selain sebagai upaya menambah sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah).

BPR yang akan diberi nama BPR Gerbang Serasan ini, Pemkab Muara Enim selaku pemilik saham mayoritas, telah mulai melakukan berbagai persiapan terakhir, termasuk rekrutmen calon pegawai yang melibatkan langsung konsultan independen dari Jakarta.Menurut rencana, jumlah pegawai hanya 15 orang, mulai dari direksi (tiga orang), pegawai, sopir hingga office boy.

Rencana pendirian BPR Gerbang Serasan oleh Pemkab Muara enim ini mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia Wilayah VII Palembang, yang mereka yakini akan mampu meningkatkan penetrasi penyaluran kredit bagi elaku UMKM.

“Kami pada prinsipnya mendukung pertumbuhan perbankan yang baik dan sehat. Jadi dengan adanya BPR di Kabupaten Muara Enim, diharapkan akan lebih banyak pelaku UMKM yang memiliki akses ke perbankan,” tutur Kepala Unit Komunitas dan Pemberdayaan Komunitas BI Wilayah VII Palembang, Sudarta.

Seperti diketahu, Pemerintah kabupaten Muara Enim sejak 2010 lalu memang gencar berupaya meningkatkan penetrasi kredit perbankan bagi masyarakat di daerah ini. Salah satunya melalui Program Gerbang Serasan.

Program yang dibentuk sejak 2009 lalu itu, sampai kini telah menyalurkan kredit hingga Rp 96,52 miliar bagi 2811 debitur UMKM. Selain itu, berdasarkan analisa tingkat pendapatan peserta kredit Program Gerbang Serasan, rata-rata telah meningkat lebih dari 20%. Karena itu, keberadaan BPR di Kabupaten Muara Enim dinilai mampu mendorong peningkatan penyaluran kredit. Apalagi, jika didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Bank Indonesia dan pihak terkait lainnya. (Fir)

Leave a Reply