Di Jambi, Mayoritas Korban Lalu Lintas Kepala Keluarga

Foto: Kabarserasan.com/ By. Azhari Sultan

Jambi, Kabarserasan.com—Rendahnya kesadaran masyarakat mematuhi aturan dan berprilaku tertib berlalulintas, menjadi pemicu utama ,meningkatnya kasus kecelakaan lalul intas di Provinsi Jambi. Selain itu, data Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi menunjukkan, korban tewas dari berlalulintas, berusia antara 11 hingga 40 tahun.

“Kecelakaan terbanyak dialami pengendara roda dua. Ironisnya korban tersebut merupakan kepala keluarga,” tutur Dirlantas Polda Jambi Kombespol Bakharuddin Muhammad Syah, dalam acara silaturahmi keluarga besar Ditlantas Polda Jambi dengan insan pers dan LSM se-Kota Jambi, Jumat (28/10/2016).

Banyaknya korban dari kalangan kepala keluarga, menurut Bakharuddin, tentu sangat disayangkan, karena berakibat langsung dengan perekonomian keluarga korban, yang ujung-ujungnya mendorong terciptanya keluarga miskin.

Pelanggaran berlalu lintas, dimulai dari hal-hal kecil, seperti tidak menggunakan helm standar, tidak memakai kaca spion standar, lalu melanggar peraturan berlalulintas. Karena itu perlu kesadaran masyarakat pentingnya taat dan tertib berlalulintas. Saat berkendara, ingat keluarga, jadi hati-hati.

Bakharuddin mengatakan, membangun kesadaran berlalu lintas itu, sebaiknya dimulai dari keluarga. “Polisi itu juga membangun peradaban masyarakat. Masyarakat pintar, maka polisi pun pintar. Untuk menciptakan itu, perlu adanya kerjasama semua pihak,” kata Akpol angkatan 1993 ini.

Dari jumlah penduduk Provinsi Jambi saat ini yang berjumlah 3,92 juta jiwa dari Sembilan kabupaten dan dua Kota, Sementara jumlah personil Polri di Jambi tahun 2016 sebanyak 7.007 orang, 631 orang di antaranya polisi lalu lintas.

“Itu artinya 1 polisi lalu lintas harus melayani 4.900 masyarakat. Idealnya satu polisi mengurus 400 orang. Padahal 90 persen polisi di polda adalah orang Jambi,” terang mantan Ditlantas Bengkulu ini.

Karena itu tidak ada alas an lain bagi polisi untuk mengimbangi keterbatasan itu, dengan mengoptimalkan dukungan teknologi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tadi. (azi)

 

 

 

Leave a Reply