Jika ada Pungli di Disdukcapil, Rismaliza: Laporkan kepada Saya

Kadisdukcapil Rismaliza foto:KSC/Herman

PALI,Kabarserasan.com-Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil),Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Rismaliza menegaskan, dia tak akan mentolerir jika ada bawahannya melakukan pungutan liar (pungli) terkait pelayanan kepada masyarakat.

” Sudah ada peraturan yang jelas, pembuatan Kartu Tanda Pendudukan (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) gratis oleh pemerintahan,” kata Rismaliza saat di sambangi oleh Kabarserasan.com di ruangannya,Senin (24/10/2016).

Lanjut Rismaliza, seluruh administrasi kelengkapan berkas semuanya gratis, masyarakat tinggal mendatangi kantor Capil, untuk pembuatan KTP, KK maupun Akte Kelahiran. ” Bukan hanya di Capil saja, aparat desa juga tidak boleh menerima uang dari masyarakat,”jelasnya.

Menurut Risma, setiap hari dia terus melakukan himbauan kepada semua pegawai Disdukcapil” Saya tegaskan kepada seluruh pegawai tanpa terkecuali, agar jangan menerima uang dari masyarakat. Kalau ada yang terbukti, jangan salahkan apabila saya lapor langsung ke  Bupati,” tegasnya.

Dia menuturkan, pihaknya sering menerima SMS maupun Telepon dari beberapa warga yang pernah memberikan sejumlah uang ketika mengurus KTP atau KK. Tetapi setelah ditanya,  warga memberikan uang tersebut bukan kepada pegawainya, melainkan orang lain.

“Saya menghimbau kepada masyarakat, jangan percaya dengan calo, atau siapa saja yang mengatas namakan petugas capil. Abila ada penemeuan Pungli terkait pembuatan KTP Dan KK ayo  silakan lapor ke saya langsung,” ujarnya.

Sementara terkait keterlambatan menerima E-KTP, dia menerangkan, hal tersebut terjadi karena  ketersediaan blangko E-KTP saat ini sudah habis dan masih menunggu kiriman dari pusat.” Bukan di Kabupaten PALI  saja, hampir semua daerah sama. kita tidak bisa  berbuat banyak,karena blangko E-KTP bukan kita yang mengadakan namun langsung dari pusat,” jelasnya.

Dia berharap kepada seluruh masyarakat PALI khsususnya Kecamatan Talang Ubi untuk  bersabar menunggu.  ” Setelah blangko sudah datang nanti kita perintahkan pegawai saya untuk memberikan pengumuman bahwa blangko pembuatan KTP Dan KK sudah ada,”himbaunya.

Sedangkan jumlah perekaman E-KTP  sekitar 4 persen lagi, sekitar 4 ribu warga lagi, namun belum di cetak E-KTPnya,sekitar 6000an. ” Target kita akhir tahun ini harus selesai, terutama tentang perekaman, namun untuk pencetakan E-KTP tergantung di blangkonya. Kalau ada blangkonya, untuk ngurus KTP, tidak sampai satu hari bisa selesai. Sekali lagi saya berharap masyarakat bersabar, yang penting sudah melakukan perekaman untuk mendapatakan KTP PALI,”pungkasnya.

Penulis: Hermansyah

Editor: Amr

Leave a Reply