Dodi Alex-Beni Diprediksi Menang Mudah di Pilkada Muba

Foto: rmolsumsel.com

Sekayu, Kabarserasan.com—Setelah sah ditetapkan sebagai pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan pada Pilkada Serentak 2017 mendatang, masyarakat di kabupaten itu—terutama mereka yang berhak memilih, kini mulai menebak, siapa yang paling berpeluang terpilih.

Pilkada Muba, dipastikan hanya diikuti dua Paslon, pasangan Dodi Reza Alex- Beni Hernedi—disingkat Doni yang didukung seluruh partai politik yang memiliki kursi di DPRD Muba, dan pasangan Amiri Arifin-Ahmad Toha, yang maju melalui jalur perseorangan. (Baca juga: Pasangan Dodi Reza-Beni dan Amiri-Toha Sah sebagai Paslon)

Kedua Paslon akan berusaha meraih simpati calon pemilih, untuk mencoblos mereka pada Pilkada Serentak yang pemungutan suaranya akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017 mendatang. Namun melihat kekuatan dukungan kedua pasangan, banyak yang menduga, pasangan Dodi-Beni, akan menang dengan mudah, meski semuanya masih perlu dibuktikan.

Paslon Dodi-Beni, diusung seluruh partai politik (Parpol) yang memiliki kursi di DPRD Muba—11 Parpol, yakni Partai Golkar, PDIP, PBB, Gerindra, PKS, Nasdem, PKB, PPP, PAN, Hanura,  dan Partai Demokrat. Tidak tersisa satu pun Parpol bagi pasangan lain yang ingin maju lewat partai.

Faktor kedua, terkait latarbelakang, popularitas dan jabatan formal yang sedang mereka pegang saat ini, yang dianggap sangat potensial untuk meraih dukungan. Dodi, adalah anak Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, dan saat ini menjadi anggota DPR RI.

Adapun pasangannya, Beni adalah birokrat senior dan saat ini menduduki jabatan sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Muba. Dan factor ketiga, terkait kesiapan finansial yang diyakini, lebih kuat dari pasangan yang menjadi lawannya,

Dodi, sebagaimana aturan, sudah menyampaikan surat pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Sedangkan Beni, sudah pula secara resmi mengajukan permohonan cuti, dan kini posisi Plt Bupati Muba dijabat sementara oleh Richard Cahyadi, yang sebelumnya menjabat Kepala Kesbangpol Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Benarkah sudah tertutup peluang kemenangan bagi Paslon Amiri-Toha? Eftiyani, Ketua Tim Advokasi pasangan ini membantah perhitungan itu. Sebagaimana dikutip dari rmolsumsel.com, kepada media, mantan calon Bupati PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) 7 Agustus 2016 lalu menyatakan, peluang kedua pasangan tetap sama besar untuk menang. Ia hanya mengingatkan KPU Muba sebagai penyelenggara untuk bersikap netral, tidak berpihak kepada salah satu Paslon.

“Kami ingatkan KPUD agar menjaga sikap Netral pada saat tahapan pilkada berlangsung, Saya harap Pengalaman kami Maju pada pilkada di Kabupaten PALI tidak terulang di Muba, gugatan KPUD dikalahkan oleh gugatan Paslon dari jalur independen , di sinila terlihat kualitas serta  kinerja para penyelenggara Pilkada.” ungkap Eftiyani.

Ya, masa depan adalah sebuah misteri dan menjadi rahasia sang pencipta. Tak ada satu pun manusia yang tahu secara pasti, siapa yang akhirnya akan ditetapkan sebagai pemenang dan berhak atas jabatan Bupati dan Wakil Bupati Muba, pada periode 2017-2022 mendatang.  (Junel/ Disari dari beberapa sumber)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here