Bisnis Jamur Tiram yang Menggiurkan

Hal ini juga sangat disadari oleh Pemkab Muara Enim. Melalui Dinas Koperasi, Pemkab Muara Enim terus melakukan pembinaan terhadap UKM yang ada di Muara Enim.

Kepala Dinas Koperasi Muara Enim, melaui Kabid UKM Haryadi SE Msi mengatakan, salah satu UKM yang berkembang baik saat ini adalah budi daya Jamur Tiram.

” UKM yang berkembang pesat yang dikelola kelompok masyarakat adalah jamur tiram.  Pasar jamur tiram saat ini cukup bagus, beberapa kelompok  masyarakat yang kita bina di Tanjung Enim , Muara Enim dan Gunung Megang. Mereka kita bina dengan memberi kesempatan magang ke sentra Jamur Tiram  di Yogyakarta,” kata Haryadi kepada Kabarserasan.com beberapa waktu lalu.

Haryadi menuturkan, saat ini harga pasar untuk Jamur Tiram ini berkisar Rp 12-15 ribu per kilo gram ditangan pengepul. ” Harga tersebut bagi pedagang yang langsung membeli sendiri ketempat budi  Jika dilempar ke pasar harga sekitar Rp 20 ribu per Kg,” jelasnya.

Menurut Haryadi permintaan pasar terhadap jamur tiram ini masih sangat tinggi. Hasil produksi yang dihasilkan saat ini belum bisa memenuhi kebutuhan pasar.
 
” Dalam satu kelompok pembudi daya jamur tiram ini bisa menghasilkan 100 kg sekali panen,” terangnya.

Dijelasknamnya, panen jamur tiram dapat dilakukan di sembarang waktu pagi, siang maupun ” Jamur tiram yang layak panen adalah jamur yang memiliki pertumbuhan tubuh yang sudah optimal atau bisa juga sesuai dengan permintaan pasar. Selama satu periode tanam, jamur tiram dapat dipanen sebanyak 4-8 kali tergantung kondisi yang menunjang,” tutupnya.

Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

 

 

 

Leave a Reply