Adik Ahok Gagal Cagub Independen Babel

Foto: m.kaskus.co.id

Pangkalpinang, Kabarserasan.com—Berbeda dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Jakarta, langkah adiknya, Basuri Tjahaja Purnama untuk maju dalam pemilihan Gubernur Bangka Belitung Februari 2017 mendatang, tak semulus sang kakak.

Niat Basuri untuk maju  melalui jalur perseorangan, kandas setelah KPUD Bangka Belitung menetapkan mantan Bupati Belitung Timur itu tidak memenuhi persyaratan, saat mendaftar di hari terakhir, Minggu (07/08/2016)

Kepada wartawan Basuri mengatakan, gagalnya pendaftaran dirinya ini bukan karena jumlah KTP dukungan yang tidak memenuhi syarat, melainkan karena proses administrasi yang tidak terkejar. Basuri mengaku kecewa atas kegagalan pendaftaran cagub ini.

“Tentu sebagai calon saya kecewa, karena saya mau bertanding dan adu program untuk kesejahteraan masyarakat Babel. Namun, apa boleh buat, jika saya tetap mendaftar sudah pasti digugurkan dan tidak dapat mendaftar lagi,” kata Basuri, Senin (08/08/2016) dii Pangkalpinang.

Lebih detail soal alasan gugurnya itu, dijelaskan Ketua relawan Sahabat Basuri, Herdian. Bahwa penyebab kegagalan pendaftaran pasangan Basuri-Sabil Gararah ini karena  terlambatnya peng-input-an KTP yang dilakukan oleh relawan.

Pasangan Basuri-Sabil, sesuai ketentuan harus menyerahkan minimal sekitar 92 ribu KTP dukungan ke KPU dan meng-input-nya ke dalam sistem. Tapi sayangnya baru 53.700 KTP dukungan yang ter-input. Basuri-Sabil dan relawan Sahabat Basuri memilih menyerah karena tidak mungkin mengejar penginputan 30 ribu lebih KTP dalam waktu sehari.

“Padahal jumlah KTP dukungan yang telah dikantongi Basuri-Sabil mencapai 112 ribu” kata Herdian, yang mengakui ini sebagai kesalahan tim, bukan kesalahan pasangan calon. Menurutnya, Sahabat Basuri terlalu bersemangat mengumpulkan KTP sampai lupa meng-input-nya ke dalam sistem.

“Tim sudah mengumpulkan 112 ribu lebih KTP, tapi karena terlalu fokus mengumpulkan, sampai lupa memenuhi syarat administrasi KPU yang tidak hanya hard copy namun juga soft copy,” ujarnya.

Atas keteledoran ini, pihaknya meminta maaf kepada pasangan Basuri-Sabil dan ratusan warga yang telah menyerahkan suara mereka, untuk mendukung pasangan ini. (Junel)

Leave a Reply