PTBA Jadi Andalan Sumsel dan Muara Enim

Dirut PT Bukit Asam, Arviyan Arifin

Eksistensi PT Bukit Asam (Persero) Tbk. selama ini diakui Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar, telah menjadi perusahaan andalan bagi Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Muara Enim.

Pernyataan itu disampaikan Muzakir, pada acara Halal Bihalal PTBA yang diselenggarakan di Gedung Olah Raga Bukit Asam, Tanjung Enim, Kamis (21/7). Menurut Muzakir, sejak menjabat sebagai Bupati Muara Enim di tahun 2008 lalu, ia mengakui PTBA terbukti memberikan perhatian utama dan memikirkan wilayah Muara Enim dan Sumatera Selatan.

“Karena itu saya tidak pernah menghambat apa yang menjadi usulan PTBA dan tidak pernah berpikir hingga saat ini untuk mengurangi volume area PTBA seluas 70 ribu hektar,” tegas Muzakir Sai Sohar Halal Bi Halal PTBA yang diselenggarakan di Gedung Olah Raga Bukit Asam, Tanjung Enim, Kamis (21/7/2016).

Ke depan ia berharap PTBA lebih meningkatkan kepedulian sosialnya dengan menjangkau seluruh Kabupaten Muara Enim yang terdiri dari 20 kecamatan, 245 desa dan 10 kelurahan, karena PTBA sudah menjadi milik masyarakat Indonesia pada umumnya.

“Saya berharap di masa-masa datang bisa lebih menjalin kebersamaan, misalnya dalam bersafari Ramadhan bersama dengan seluruh stakeholder dan perusahaan yang ada di Muara Enim yang dimotori oleh PTBA,” kata Muzakir.

Sementara Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin mengatakan, selama 2016 ke depan PTBA berupaya mewujudkan komitmen terhadap lingkungan dengan melaksanakan beberapa proyek, antara lain membangun Masjid Agung Muara Enim senilai Rp9 miliar yang diharapkan selesai pada 2017, merampungkan gedung Kolam Renang Muara Enim senilai Rp6 miliar pada tahun ini, membangun gedung Sepak Takraw senilai Rp14 miliar, membangun Pusat Jajan Serba Ada (Pujasera) di pinggir Sungai Lematang, Lahat.

“PTBA juga tengah melaksanakan pembangunan Tugu Belido di Palembang, pembangunan kantor pengelola Kebun Raya Sriwijaya di Palembang, serta yang terbesar adalah proyek pembangunan Bukit Asam Convention Center Hall di Jakabaring, Palembang dalam rangka menghadapi Asian Games 2018,” tutur Arviyan.

Orang nomor satu di PTBA Raya ini mengingatkan kembali tantangan berat yang dihadapi PTBA di depan dengan kondisi harga batu bara yang belum 100 persen pulih, belum lagi desakan dari negara-negara maju untuk mengurangi pemakaian batu bara yang sangat berpengaruh mengurangi permintaan batu bara ke depan.

“Untuk itu PTBA harus bertransformasi demi menjaga kontinuitas perusahaan ke depan dengan berupaya mewujudkan Tanjung Enim sebagai Pusat Energi Nasional karena jumlah deposit batu bara yang dimiliki PTBA mampu untuk membangun PLTU mulut tambang hingga 5.000 MW. Untuk itu dibutuhkan percepatan pembangunan proyek-proyek PLTU dalam rangka mendukung program pengadaan listrik nasional 35.000 MW yang dicanangkan Pemerintah,” tambah Arviyan.

Hadir dalam acara ini, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan Pemerintah Kabupaten Lahat, Komandan Rindam II Sriwijaya, serta seluruh unsur Muspida dan Tripika yang ada di wilayah operasional perusahaan.

Dalam acara ini, PTBA juga melepas 20 orang calan mahasiswa lulus seleksi program Biaya Pendidikan Siswa Seputar Bukit Asam (Bidiksiba) 2016, yaitu bea siswa yang membidik siswa beprestasi dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang beruntung, yang diterima di Politeknik Negeri Sriwijaya. Acara diakhiri dengan doa bersama dipimpin ustad H. Muhammad Teguh, da’i kondang dari Baturaja usai memberikan ceramahnya pada pukul 12.00 WIB. (amri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here