Kadinkes dr Yan: Belum Ditemukan Vaksin Palsu di Muara Enim

Terkait dengan banyaknya peredaran vaksin palsu ini, Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim dr Yan Riyadi menghimbau agar masyarakat Muara Enim melakukan vaksinasi di Rumah sakit, Puskesmas atau tempat-tempat yang ditunjuk langsung oleh pemerintah.

” Meskipun belum ditemukan adanya vaksin palsu di wilayah Muara Enim, saya menganjurkan kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi di Rumah Sakit, Puskesmas dan tempat-tempat milik pemerintah atau yang ditunjuk langsung oleh Pemerintah,” kata dr Yan kepada kabarserasan.com beberap waktu lalu.

Dr Yan menjelaskan, fasilitas kesehatan milik pemerintah, seluruh vaksin dipastikan didapat dari pasokan  Kemenkes RI, artinya semua terjamin.

Sedangkan  tempat-tempat praktek dokter-dokter praktek swasta, klinik bersalin swasta, rumah sakit swasta, terutama yang vaksinnya dipasok oleh swasta pihaknya tidak bisa menjamin.

Sementara Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinkes Muara Enim Ujang Suherman SKM MKes menjelaskan ciri-ciri vaksin palsu. Misalnya, nomor bach tidak ada, masa kadaluarsa tidak ada, warna cairan berbeda dengan yang asli, label buram dan lain-lain.

“Vaksin yang dipalsukan tersebut hampir seluruh jenis vaksin seperti BCG, DPT, POLIO, Campak, Hepatitis, dan lain-lain,”sebutnya.

Menurut Ujang, secara kesehatan tidak terlalu berpengaruh terhadap kesehatan anak atau balita, namun kerugian yang diderita anak atau balita adalah masa atau waktu.

“Kalau, anak di vaksin palsu, tentu tidak ada efek terhadap sistim kekebalan tubuh,  padahal jika mereka diimunisasi secara benar tentu memiliki kekebalan ubuh,” ujarnya.

Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

 

 

 

Leave a Reply