Kapolsek Abab Tertembak saat Melakukan Penyergapan

Sumber Kabarserasan di Polres Muara Enim menyebutkan, dalam penyeragapan tersebut, petugas yang sempat mendobrak pintu rumah pelaku bernama Antoni warga Desa Babat, Kecamatan Penukal. Saat bersamaan terdengar suara tembakan dari dalam dan mengenai betis Kapolsek Penukal Abab.

Petugas yang berusaha memberi peringatan agar para pelaku yang belakangan diketahui berjumlah 8 orang menyerahkan diri. Namun, tidak digubris. Bahkan, pelaku sempat mengancam dan sesumbar akan menghabisi nyawa petugas jika tetap akan menangkap mereka.

Salah seorang pelaku, Antoni sempat menyandera anaknya sendiri yang masih berusia 4 tahun. Dia mengancam, jika petugas tetap mendekat dan ingin menangkap mereka, pelaku tidak segan-segan akan menembak bocah tersebut.

Menjelang subuh, para pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Gabungan Polres Muara Enim bersama beberapa Polsek yakni, Polsek Talang Ubi, Polsek Penukal Abab, Polsek Tanah Abang, Polsek Gunung Megang dan Polsek Rambang Dangku dan Polres Prabumulih dengan personil hampir 70 orang.

Dari delapan pelaku yang berhasil diamankan, 4 diantaranya diduga adalah pelaku perampokan yang merupakan target operasi petugas Polres Prabumulih. Sedangkan, 4 pelaku lagi, yakni, Antoni (38) warga Desa Babat, Kecamatan Penukal Kabupaten PALI, Farid (36) warga  Alang-Alang Lebar km 14 Palembang,  Nofriansyah (32) warga Alang-Alang Lebar, km 14 Palembang, dan  Julianto (32) warga Demang Lebar Daun Palembang telah diamankan di Polres Muara Enim, sedangkan 4 pelaku lainnya sudah digiring ke Polres Prabumulih.

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto didampingi Kabag Ops Andi Kumara, Kasat Reskrim AKP Khalid Zulkarnain dan Kasubag Humas Iptu Arsyad mengatakan, dalam operasi penyergapan pelaku yang diduga sedang pesta narkoba, Tim Gabungan, berhasil menangkap 8 pelaku.

” Penangkapan para pelaku cukup menegangkan, karena pelaku melakukan perlawanan. Bahkan. Seorang anggota kita, yakni Kapolsek Penukal Abab menderita luka tembak dalam insiden penyergapan tersebut,” Nuryanto.

Lanjut Kapolres, dari delapan pelaku tersebut sala seorang pelaku Antoni, terpaksa dilumpuhkan petugas dengan satu tembakan karena berusaha kabur saat akan ditangkap. “ Hasil tes urine terungkap, ketiga pelaku positif menggunakan narkoba, sedangkan satu pelaku lain, Antoni masih dalam pemeriksaan petugas,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil disita petugas dalam penyergapan tersebut adalah, senjata api rakitan, 5 buitr peluru, 4 selongsong peluru, 2 paket sabu-sabu. 2 paket sisa-sisa sabu-sabu, 2 pisau, pirek, dan dua mobil avanza.

Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

 

 

 

 

Leave a Reply