Gobel Grup Jajaki Kerjasama dengan Petani di Muara Enim

Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar yang disambangi Kabarserasan.com di ruang kerjanya mengatakan menyambut baik keinginan tersebut.

” Dalam pertemuan Gobel Grup yang diwakili dengan Ibu Anne Sri Arti dan Pak Didit Prasetyo tadi, mereka menyatakan tertarik untuk melakukan pengembangan sekaligus menampung hasil pertanian di Kabupaten Muara Enim,” kata Muzakir, Senin (11/04/2016).

Menurut Muzakir Gobel Grup berminat untuk mengembangkan sektor peternakan (sapi potong dan ayam) dan pertanian (sayuran dan buah-buahan). ” Mereka menjamin pasar dari produk petani dengan harga bersaing,” ujarnya.

Pemkab Muara Enim, lanjut Muzakir, menawarkan pemanfaatan lahan hutan desa di Semende untuk pertanian dan lokasi SPR di Gunung Megang untuk sapi potong.

Muzakir berharap rencana ini bisa terealiasi. Karena hal ini sangat menguntungkan petani. ” Skema yang ditawarkan Gobel Grup ini sangat menguntungkan petani. Petani kita tak akan pusing lagi memasarkan hasil panennya. Harga hasil panen mereka juga tidak lagi dipermainkan,  karena mereka (Gobel Grup) akan dibeli dengan harga pantas,” jelasnya.

Sementara Kepala Bappeda Muara Enim DR Ir Abdul Nadjib M.Si mengatakan, pertemuan Bupati Muara Enim dengan Manajemen PT Rajatani dan PT Gobel Dharma Sarana Karya merupakan tindak lanjut hasil pertemuan dengan Mantan Mendag Rahmat Gobel dengan beberapa Kepala Daerah di Sumsel pada 30 Maret 2016 lalu.

” Dalam pertemuan itu, saya mewakili bapak Bupati. Dalam pertemuan tersebut Gobel Grup menyatakan berminat untuk mengembangkan potensi pertanian dan peternakan,” kata Abdul Nadjib.

Selain Muara Enim, pada pertemuan itu juga hadir Assisten II Pemprov Sumsel, Bupati Lahat, Banyuasin dan PALI. Nadjib menjelaskan, PT Gobel Dharma Sarana Karya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang catering. Sehari bisa mencapai 150 ribu porsi. Karena kebutuhannya besar, maka perusahaan Gobel Grup ini memerlukan mitra untuk memasok daging dan sayuran. ” Harga yang mereka tawarkan juga sangat bagus. Yang jelas tidak akan merugikan petani,” jelasnya.

Disisi lain, mereka juga akan membantu petani dengan menyiapkan fasilitas permodalan. ” Mereka tidak hanya menerima hasil panen, tetapi juga membantu fasiltas permodalan untuk petani,” terang Nadjib.

Penulis: Khairul Amri 
Editor: Amr

 

 

 

Leave a Reply