Eks Karyawan Proteksindo Demo Tuntut Pesangon

Ketua Kodinator Sugianto (34) warga Sungai Ibul mewakili karyawan PT.Protelsindo mengatakan mereka terpaksa melakukan aksi demo karena perusahaan tidak memenuhi hak karyawan.

” Kami menuntut pembayaran uang pesangon, serta BPJS yang selama dua tahun tidak ada. Masa kerja kami rata-rata 8 tahun dan jumlah karyawan sebanyak 109 orang,”kata Sugianto kepada Kabarserasan.com, Rabu (27/01/2016).

Menurut Sugianto pihaknya sudah melayang suratkan surat untu bertemu dengan manajemen PT Proteksindo namun kurang direspon. ” Kita sudah melayangkan surat ke kantor pusat dan surat itu juga kami sampaikan ke Bupati, DPRD, Camat dan Kapolres serta Kapolsek,” jelasnya.

” Jalau tuntutan kami tidak di penuhi kami menutup portal dan segera menempuh upaya hukum,” tambahnya.

Sementara Ketua Komisi III DPRD PALI, Ubaidillah mengatakan, pihaknya akan segera memanggil manjemen Proteksindo. ” Kita akan panggil manajemen Proteksindo terkait tuntutan pesangan karyawan ini. Kita juga minta Disnaker dapat menindaklanjuti dan jika ada pelanggaran agar ditindak tegas,” kata Ubaidillah saat menerima perwakilan karyawan di Gedung DPRD PALI, Rabu (27/01/2016).

External Relation PT Proteksindo, Zaghlul mengatakan, saat ini perusahaan sedang tidak beroperasi akibat terkena dampak kebakaran hutan yang terjadi beberapa waktu lalu.

” Karyawan terpaksa kita liburkan karena kondisi perusahaan yang tidak menguntung pasca kebakaran hutan. Jika kondisi telah pulih, kita akan memanggil mereka kembal. ,” kata Zaghlul kepada Kabarserasan.com melalui telepon genggamnya.

Terkait tuntutan pesangon,dia mengatakan pihak manejemen akan membayar. ” Kita akan bayar pesangon mereka sesuai undang-undang yang berlaku. Sekarang masih kita data,” ujarnya.

Dia berharap kondisi kembali normal dan perusahaan segera beroperasi kembali. ” Jika beroperasi kembali tentu mereka yang akan kita panggil lagi. Karena kita sudah tahu kapasitas dan kemampuan mereka. Dan itu sesuai kebutuhan perusahaan,” jelasnya

Penulis    : Hermansyah
Editor      : KHairul Amri

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here