Kebakaran di Jalan Baru Hanguskan 6 Rumah

Kebakaran tersebut menghanguskan 1 rumah dan 5 bedeng panggung milik Kisno. Beruntung kebakaran tidak menelan korban jiwa. Api berhasil dipadamkan petugas setelah tiga unit mobil pemadan kebakaran, milik PT. Pertamina Asset 2 Field Pendopo ditambah mobil Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD). Proses pemadam itu memakan waktu sekitar 2 jam.

Menurut warga setempat kejadian itu  sangat menegangkan, Yeti salah satu korban kebakaran  berlari dan berteriak meminta tolong sambil mengendong bayinya yang berumur 40 hari. Begitu juga Rudi yang menyelamatkan bayinya saat terjadi kabakaran.

“Rudi  mengendong anaknya keluar dari rumah menyelamatkan diri, anak Rudi  umurnya belum mencapai 40 hari, Rudi berlari keluar sambil menjerit meminta  tolong,”  kata Yeti, ketika dijumpai Kabar Serasan, Minggu malam di lokasi kejadian,(23/08/21015).

Menurut warga, api berasal dari bendeng nomor tiga, kemudian terdengar suara ledakan keras dan api lansung membesar. Tiupan angin yg cukup kencang, membuat api kian membesar.

Pantauan Kabar Serasan, ratusan warga berkerumunan melihat musibah kebarakan api, yang berdekatan dengan Komplek Pertamina Pendopo. Kerumuman warga bahkan sempat menghambat mobil kebakaran milik Pertamina.
 
“Kerumunan warga kami sempat kesulitan untuk mendekat ke lokasi kebakaran,” ujar Edi salah satu pimpinan Asset PT  Pertamina Asset 2 Field Pendopo. “Mau nonton boleh, tapi jangan menghalangi mobil pemadam. Akibatnya, kita tak bisa cepat untuk memadamkan api,” sambungnya.

Kapolsek Talang Ubi, Kompol Janton Silaban, SIK SH, mengatakan hingga saat ini pihak masih melakukan penyelidikan menyebabnya terjadi kebakaran. “Kita masih melakukan penyelidikan, diduga kebakaran itu disebabkan kompor meledak,” ujar Kompol Silaban, ketika dijumpai Kabar Serasan dilokasi kejadian

Sementara itu, Tokoh masyarakat setempat, Aswawi mengaku kecewa dengan lambannya reaksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI. Mobil pemadam BPBD datang setelah api sudah padam.

“Kami kecewa dengan BPBD PALI, kerjanya sangat lambat. Bahkan saat ditelpon tak ada satupun petugas yang mengangkat,” kata Asmawi kesal.

Dia berharap, Pemkab PALI untuk lebih tanggap dalam menghadapi bencana sepeeti kebakaran ini. “Saya harap, Pemkab PALI melatih petugas BPBD, agar petugas cepat tanggap dalam menghadapi bencana. Jangan sampai seperti ini lagi, sangat lambat,” kata dia.

Penulis  : Hermansyah
Editor    : Amri
____________________________________________________________
BERITA LAIN:

Ratusan Peserta Ramaikan Pawai Karnaval di PALI
Kabel Listrik Tegangan Tinggi Bahayakan Petani Desa Maju Jaya
500 Peserta Ikuti Kontes Batu Akik di PALI
Apriyadi: Jadikan HUT RI Ke-70 Momentum Kebangkitan PALI
PU Bina Marga PALI Dinilai Lamban Respon Permasalahan Pembangunan Infrastruktur
Mahasiswa Tuntut Panwaslu Usut Dugaan Dukungan Palsu Calon Independen
Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Polisi

 

 

 

 

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here