Ketua DPD Sambut Baik Pemerintah Revitalisasi 5000 Pasar Tradisional

Sebab menurutnya, Joko Widodo dan Jusuf Kalla dipilih menjadi presiden dan wakil karena didukung oleh masyarakat yang taraf ekonominya menengah ke bawah.

“Pemilih Jokowi-JK itu 70 persen segmen menengah ke bawah, tapi kebijakan sudah delapan bulan, (hasilnya) masih belum terlihat. Besok rencananya juga akan ada rapat konstultasi di DPD tentang sejauh mana pemerintah berkomitmen,” kata Irman dalam diskusi di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2015).

Irman menceritakan era orde baru, di mana ekonomi Indonesia hanya dikuasai oleh segelintir konglomerat yang bekerjasama dengan pemerintahan otoriter. “Maka ketika dihantam, begitu rapuhnya ekonomi bangsa, kolaps, karena hanya membiayai segelintir konglomerat,” ujarnya.

Senator asal Sumatera Barat itu melanjutkan sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan kegiatan pasar tradisional tetap bertahan di tengah serangan krisis moneter pada 1998 silam. Namun, kebijakan pemerintah belum berpihak kepada pedagang tradisional.

Lebih jauh, dia menyambut baik program pemerintah yang akan melakukan revitalisasi terhadap 5000 pasar tradisional. Sebab hal itu akan memberi pengaruh positif bagi kemajuan Indonesia.

“Pedagang kecil ini punya kontribusi besar, urutannya nomor dua setelah pertanian. Nah kita belum lihat betul bagaimana langkah-langkah pemerintah untuk kelas ini, apalagi setelah kenaikan BBM,” kata dia.

Penulis : Amri
__________________________________________
BERITA LAIN:
Mendag: Pemerintah Akan Bangun 5000 Pasar Tradisional
Merek Indonesia Sudah Mendunia, Masyarakat Malah Pilih Produk Asing
Apersi Siap Bangun Rumah Seharga Rp 75 juta per unit
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Menguat pada Kuartal II
Pemerintah Canangkan Program Sejuta Rumah
Sukseskan Program Listrik Pemerintah PTBA Bakal Bangun PLTU 4.400 MW
Mulai Mei Pemerintah Hapus Premium di Pasaran

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here