Pedagang Korban Kebakaran Minta Keringanan Kredit Bank

“Kami mengharapkan kebijakan dari pihak perbankan, untuk memberikan keringanan kepada kami. Hampir semua pedagang berjualan di sini meminjam uang bank untuk modal usaha,” jelas Usman salah seorang pedagang kepada wartawan, Kamis (30/4/2015) kemarin.

Dikatakan Usman, para pedagang ini meminjam modal usaha dari bermacam-macam bank di Muara Enim. Menurut Usman, pihaknya akan meminta perbankan memberikan keringanan penghentian pembayaran bunga bank selama tiga bulan ke depan. Mengingat barang-barang dagangan milik pedagang banyak yang tidak bisa dijual dan mengalami kerugian.

“Bagaimana kami mau mengangsur pinjaman bank tersebut, sedangkan usaha kami sudah habis terbakar. Modal kami sudah habis. Untuk itu kami meminta kebijakan pihak perbankan,” pintanya.

Menurut Usman, 4 petak kios pakaian miliknya ludes terbakar, tanpa ada yang bisa diselamatkan. Padahal dia baru saja mengambil pakaian dari Jakarta untuk stok penjulan bulan puasa dan lebaran mendatang. “Total kerugian yang saya alami hampir Rp 1 miliar. Karena barang-barang itu baru saja saya ambil dari Jakarta,” kata dia.

Musibah kebakaran di Pasar Inpres Muara Enim, Rabu (29/4/2015) lalu sekitar pukul 04.50 pagi, menghanguskan 353 petak kios di Gedung A Pasar Inpres Muara Enim. Mayoritas kios-kios tersebut adalah para pedagang pakaian, kelontongan, manisan, telur, serta kebutuhan dapur sehari – hari.

Penyebab kebakaran belum diketahui, namun kuat dugaan disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Meskipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun, akibat kebakaran ini ditaksir mengalami kerugian hingga puluhan milyar rupiah. (ME-4)

Berita Lain:
Wakil Bupati Muara Enim Lantik 89 CPNS
Muara Enim, Kabupaten Terbaik Dalam Perencanaan Pembangunan
Api Hanguskan Ratusan Kios Milik Pedagang Pasar Inpres Muara Enim
Muara Enim Raih Penghargaan Pangripta Nusantara
Pasal Berlapis Jerat Tersangka Kasus Kredit Fiktif
Wakil Bupati Buka Pameran dan Kontes Batu Akik

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here