Wapres JK: Presiden Jokowi Belum Setujui Gedung DPR Baru

“Saya belum pernah mendengar cerita langsung bahwa itu (sudah ada) persetujuan Presiden. Kalau persetujuan kan artinya harus tertulis, ini saya belum mengetahui karena itu belum ada persetujuannya,” kata Kalla di Jakarta, Senin (27/4/2015).

Dia menegaskan, dari sepengetahuannya proyek pembangunan gedung baru DPR belum masuk dalam pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. “Itu kan kalau namanya izin, tentu harus tertera di APBN. Dan itu belum ada di APBN,” ujarnya.

Diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat berencana membangun gedung baru yang diyakini akan menjadi ikon nasional. Hal itu dilakukan dalam rangka penguatan kelembagaan DPR.

“Dalam rangka penguatan kelembagaan, DPR membentuk Tim kerja Pembangunan Perpustakaan, Museum, Reseach Center dan Ruang Kerja Anggota dan Tenaga Ahli DPR yang sekaligus? akan menjadi ikon nasional,” kata Ketua DPR Setya Novanto, dalam pidato penutupan masa sidang III, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 24 April 2015.

Dia melanjutkan, DPR berpandangan bahwa pembangunan ikon nasional tersebut bakal menjadi warisan bangsa. Sebab setelah 70 tahun Indonesia merdeka dan 17 tahun reformasi, lembaga legislatif belum pernah dibangun secara mandiri.

Menurutnya, proyek tersebut telah mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Oleh sebab itu, setelah pidato mengenai nota keuangan pada 16 Agustus 2015 mendatang, presiden beserta tamu negara akan diajak mengunjungi museum dan perpustakaan yang ada sementara ini. (Amr)

Berita Lain:
TNI Dan Tentara Perancis Latihan Bersama di Lebanon
Disetujui Presiden Jokowi, Gedung DPR Baru Segera Dibangun
Tanpa Protes Paripurna DPR Sahkan UU KPK
Hutang Sejarah KAA, Merdekakan Palestina
ini Dia Tahapan Pilkada Serentak
Komjend Pol Budi Gunawan Resmi jadi Wakapolri
Peringati Hari Kartini, KPK Tantang Perempuan untuk Jadi Pimpinan KPK
Pemerintah Bekukan PSSI, La Nyala Ketua Umum yang Baru

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here