Adu Jotos Anggota Dewan: Mulyadi Laporkan Mustofa ke Polisi

Selain telah melapor ke Polisi, Mulyadi juga telah melaporkan ke Mahkamah Dewan Kehormatan (MKD) untuk ditindaklanjuti. “Karena ini pidana murni ya diproses hukum lalu (lapor) ke MKD biar sanksi bisa jelas semua, pemukulan sesama anggota memukul tanpa diduga-duga tanpa disangka-sangka,” kata Mulyadi saat jumpa pers di Ruang Fraksi Demokrat, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2015).

Dia menceritakan, kejadian itu bermula saat dirinya mengingatkan agar Mustofa Assegaf yang berasal dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan itu untuk tidak lama-lama menyampaikan pertanyaan kepada Menteri ESDM Sudirman Said. Sebab, Mustofa telah menyampaikan pertanyaan lebih dari waktu yang telah disepakati pimpinan rapat.

“Saya selalu mengingatkan agar Mustofa untuk tidak menggunakan hak bicara terlalu lama. Karena Mustofa  sudah lebih dari 15 menit. Untuk mempercepat, dan juga sesuai ketentuan Tatib (tata tertib) hanya tiga menit. Tentunya agar semua anggota dapat giliran bertanya,” ujarnya.

Tak sampai di situ, di sela-sela para anggota menyampaikan pertanyaan mereka dalam rapat, tambah Mulyadi, dirinya ijin untuk ke toilet. Namun, tak disangka-sangka keluar dari toilet dirinya langsung dipukul oleh Mustofa yang menurutnya seperti ‘kesurupan’.

“Jadi gini, di Komisi VII belakangnya kan ada toilet dalam satu ruangan berbeda dengan yang lain, nah pas saat keluar di situ langsung dipukul dan mukulnya kayak orang kesurupan. Saya tak terpikir beliau memukul, wakil rakyat yang dihormati rakyat dalam pemikiran itu enggak mungkin memukul seperti preman,” lanjut dia.

Atas kejadian tersebut, kata dia, Pimpinan Fraksi PPP DPR telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan kadernya itu. Mulyadi menambahkan, fraksi partai ka’bah juga tidak mengira bahwa Mustofa akan bertindak seperti preman itu.(Amr)

Berita Lain:
Megawati Ingatkan Jokowi-JK Soal Penumpang Gelap
Tak Terima Anggotanya Dipukul, Demokrat Minta Diselesaikan Secara Hukum
Empat Pengembang Perumahan di Muara Enim Tak Berizin
Muara Enim Gelar Musrenbang Kabupaten
Jokowi Cabut Perpres DP Mobil Pejabat
Pemerintah Minta Pengusaha Industri Kecil Lebih Kreatif

 

 

 

Leave a Reply