Hotel Griya Serasan Berhenti Beroperasi

“Operasional hotel ini ditutup karena mau direnovasi. Pelaksanaan renovasi itu akan dilakukan Pemkab Muara Enim paling lambat pada bulan April 2015 mendatang,” jelas Samron yang dijumpai diruang kerjanya, kamis (29/1/2015).

Menurut Samron, pihaknya akan melakukan PHK terhadap 42 karyawan hotel. “Seluruh karyawan hotel di PHK, semua hak-hak normatif mereka akan kita penuhi sesuai ketentuan dan akan diajukan ke Pemkab Muara Enim melalui Dinas Tenaga Kerja,” kata Samron.

Diakui Samron, hotel yang dikelola Perusahaan Daerah Muara Enim ini terus merugi. Setiap malamnya jumlah tamu yang menginap tinggal 30 persen saja. Berkurangnya pengunjung hotel tersebut, lanjut dia, sebagai dampak dari munculnya beberapa hotel berbintang di Muara Enim.

“Saat ini jumlah pengunjung yang menginap setiap malamnya paling banyak 10 kamar dari 28 kamar yang sedia. Kondisi keuangan kita pada tahun 2014 lalu merugi. Kalau tetap kita pertahankan dari mana uang kita mau menggaji karyawan. Makanya hotel ini harus dilakukan renovasi agar pengunjung bisa bertambah ramai datang,” jelas Samron.

Menurutnya, renovasi akan dilakukan secara menyeluruh. “Semua interior kamar tersebut akan direnovasi dan status hotel ditingkatkan menjadi bintang tiga,” jelasnya. Nantinya, kata dia, pengelola hotel akan diambil dari kalangan profesional di bidang perhotelan.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Muara Enim, Faizal Anwar, terkejut mendapatkan informasi Hotel Griya Serasan menghentikan operasionalnya.  “Kenapa kok bisa tutup?,” tanya  Faizal.

Menurut Faizal, kalau mau direnovasi, manajemen tidak perlu melakukan penutupan operasional hotel dan PHK karyawan. “Tidak ada hubungannya antara rencana renovasi gedung hotel dengan penutupan operasional dan PHK karyawan,” tegas Faizal.

Faizal juga mempertanyakan anggaran dari mana jika memang benar hotel tersebut akan direnovasi, karena status hotel itu dikelola perusahaan daerah.  “Jika anggaran renovasi itu menggunakan dana APBD anggaran 2015 tentunya tidak bisa dilakukan. Karena sepengetahuan saya, belum pernah ada pembahasan Raperda penyertaan modal untuk hotel Griya Serasan,” jelas Faizal. (Me)

Berita Lain:
Ratusan Penambang Tolak Penutupan Tambang Rakyat  
Dishub Muara Enim segera Turunkan Tarif Angkutan
Tim TKAB Tangkap Dua Pelaku Curas 

Ayah Setubuhi Anak Kandung
Ibu Rumah Tangga Korban Hipnotis 
133 Terpidana Mati, Tunggu Giliran Dieksekusi  
25 Anggota DPRD PALI Dilantik  
Terkait PAW, DPRD Muara Enim Konsultasi ke Depdagri 
DPRD Muara Enim Desak Bupati Pecat Camat dan Bides Pemalas   

               

 

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here