DPRD Muara Enim Desak Bupati Pecat Camat dan Bides Pemalas

Menurut Aries, saat ini cukup banyak pengaduan masyarakat masuk ke DPRD, mengeluhkan camat maupun bides yang jarang masuk kerja. Namun, Aries enggan menyebutkan camat maupun bidesa daerah mana yang jarang masuk kantor tersebut.

“Kami banyak mendapatkan pengaduan adanya camat dan bides jarang berada di tempat kerja,” jelas Ketua DPRD Muara Enim, Aries HB, Selasa (20/1/2015).

Dikatakan Aries, ulah camat maupun bides tersebut berdampak pada terhambatnya pelayanan masyarakat. Terutama masyarakat yang berada di desa desa yang berada di pedalaman. “Akibat ulah camat dan bidan desa ini dampaknya pelayanan kepada masyarakat tidak terlaksana dengan baik,” tegas Aries.

Aries menegaskan, jika dalam waktu dekat masih ada laporan masyarakat ke dewan adanya camat maupun bidan desa yang  pemalas sering tidak masuk kantor, dewan akan meminta bupati untuk segera menggantinya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muara Enim, Herawati, ketika dikonfirmasi mengakui laporan masyarakat ke DPRD. Pihaknya berharap DPRD segera menyampaikan ke bupati untuk ditindaklanjuti.
 
“Kalau dewan ada surat laporannya secara resmi kita harapkan supaya disampaikan kepada Pak Bupati agar dapat kami tindak lanjuti dengan membentuk tim investigasi bersama inspektorat kabupaten,” jelas Herawati. (Me)

Berita Lain:
Dana Desa Baru Terealisasi 10 persen 
Jelang Pilkada PALI, 5 Kandidat Siap Bertarung  
Jumlah Pembuat Paspor Meningkat  
Harga BBM Turun, Harga Beras Di Muara Enim Naik 
Ratusan Peserta Ikuti PALI Extreme Off Road
Ayahanda Bupati Muara Enim Tutup Usia
PT Bukit Asam Bantu Pembangunan Kebun Raya Sriwijaya 
Camat Semende Darat Tengah Diganti  
2015 Muara Enim Bangun RS Pratama 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here