Tantangan Berat Boss Baru Garuda

Hingga kuartal ke III 2014 kerugian (comprehensive loss) Garuda mncapai USD 206,4 juta. Belum lagi masalah di industri penerbangan nasional yang sedang goyah di tengah mahalnya harga avtur.

“Kasih waktu saya seminggu untuk lebih detail menyelesaikan kinerja Garuda,” ujar Arif di Kantor Garuda, Tangerang, Jumat (12/12/2014).

Disisi lain Arif juga menyadari tantangan besar yang akan dihadapi kedepan. Persaingan di sektor industri penerbangan semakin ketat. Pertumbuhan angkutan udara disebut-sebut bisa mencapai 9-10 persen, dan akan berlanjut di tahun depan.

“Nah, ini yang saya bilang ada strong headwin ke depan, sehingga harus kita perhatikan. Karena tidak hanya fuel yang turun menjadikan satu indikasi positif, tetapi kita masih menghadapi depresiasi Rupiah dan pertumbuhan ekonomi,” jelas dia.

Untuk itu, Arif sadar harus menggerakkan mesin bisnis Garuda Indonesia agar lebih maksimal dalam menghadapi persaingan. “Mesin penghasil uang kita harus benar-benar berjalan maksimal dan revenue generatednya itu bisa kita turunkan di berbagai hal. Misalnya mulai dari SDM, alat, sehingga mampu menghasilkan pendapatan yang bagus,” ujarnya.

Mantan bos Citilink ini juga berencana merestrukturisasi biaya operasional Garuda. Biaya-biaya yang sekiranya menambah beban perusahaan dipangkas sebagai strategi menghadapi kemungkinan terjadi stagnasi dalam pertumbuhan industri penerbangan.

“Cost driver harus direstrukturisasi. Mengapa? Karena kita harus kompetitif ke depan. Tahun depan, kita akan menghadapi stagnasi ekonomi. Bila kita lihat stagnasi ekonomi ini akan berpengaruh bagi angkutan negara. Sehingga kita harus yakin cost kita harus kompetitif,” papar dia.

Masih dalam kerangka penyehatan perusahaan, Arif menuturkan, keuangan Garuda harus aman minimal untuk 6 bulan sampai 1 tahun ke depan. “Metodenya banyak bisa refinancing dan lain-lain. Saya tidak bisa tahu kebutuhan financialnya. Ini yang harus menjadi prioritas saya dalam waktu dekat ini” ucapnya. (Amr)

Berita Lain:
Bos Citilink Jadi Dirut Garuda
PTBA Gelontorkan Dana Rp 9,2 Miliar untuk Pembangunan Masjid
Riak Mewujudkan Kawasan Impian

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here