Ratusan ayam Mati Mendadak di Tanjung Agung

Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Muara Enim belum bisa memastikan penyebab kejadian itu. Guna mengetahui secara pasti penyebab kematian ayam tersebut, petugas telah mengambil sampel kotoran ayam untuk diperiksa dilaboratorium.
           
“Ada 6 sampel kotoran ayam yang telah mati kita ambil untuk diperiksa,” kata Kepala Disnakkan Muara Enim, Teguh, melalui Kepala melalui Kabid Kesehatan Hewan Disnakkan Kabupaten Muara Enim, drh Defri Pramudia, Rabu (26/2/2014). Menurutnya, sampel itu akan dikirim ke Balai Penyidikan Penyakit Veteriner (BPPV) di Lampung untuk diuji VCR.

Dari keterangan pemilik, ayam-ayam yang mati tersebut didatangkan dari luar daerah (Jawa Barat)  dan tidak memiliki surat keterangan kesehatan dari tempat pembelian awal.

“Sesuai ketentuan, untuk hewan ternak atau unggas yang berasal dari luar daerah biasanya dilengkapi surat kesehatan hewan yang berasal dari asal daerah hewan itu didatangkan,” ujar Defri. (Me)

 

Berita Lain:

Status Tidak Jelas, Karyawan PT BRU Datangi Disnaker
Mantan Karyawan PT MCF Tuntut Pesangaon

Pemekaran Gelumbang Perlu Kajian Lanjutan

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here