Penjualan Batubara PT BA Capai 17,8 Juta Ton

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT BA Tbk Tanjung Enim, Milawarma saat menanda tangani pencapaian produksi batubara tahun 2013 yang digelar pada acara tutup tahun di GOR PT BA Tanjung Enim, Selasa (31/12/2013).

Menurut Mila, tahun 2014 PTBA menargetkan ekspor sebesar 13,5 juta ton. Target itu, naik 40 % dibandingkan eksport  tahun 2013 sebesar 9,6 juta ton.
                
Dikatakanya, komposisi pasar ekspor pada 2014 dari total volume penjualan sebesar 55 persen dan volume penjualan domestic sebesar 45 %. Target penjualan itu  diharapkan sebesar 19,80 juta ton berasal dari produksi PTBA yakni  Unit Pertambangan Tanjung Enim (UPTE), maupun sejumlah anak perusahaan PTBA.
                
Sementara dari UPTE ditarget 18,65 juta ton dan sisanya 1,15 juta ton dari anak perusahaan, seperti PT Internasional Prima Coal (IPC) dan PT Batubara Bukit Kendi. Kontribusi lain diharapkan dari pembelian batubara anak perusahaan sebesar 3,98 juta ton, masing-masing sebesar 3,30 juta ton dari PT Bukit Asam Prima dan 0,68 juta ton dari PT IPC.
               
Mila optimis target itu akan tercapai dengan peningkatan kemampuan melalui angkutan Kereta Api (KA) dengan armada milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) yang baru beroperasi sebanyak 230 gerbong dan 44 lokomotif baru pada semester II Tahun 2013. 

Dijelaskan Mila, kemampuan Kereta Api mengangkut produksi batubara UPT sebesar 17,89 juta, Dari jumlah itu sebesar 15,53 juta ton  diangkut menuju Pelabuhan Tarahan  Bandar Lampung.

Kemudian  sebanyak 2,35 juta ton diangkut menuju Dermaga Kertapati di Palembang. Sisa yang tidak diangkut merupakan penjualan di mulut tambang di Tanjung Enim. (Me)
               
 
 

 

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here