KPK Cekal Walikota Palembang dan Bupati Empat Lawang

Pencegahan—melalui Dirjen Imigrasi, dilakukan bertalian dengan penyidikan kasus dugaan suap yang melibatkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Tentang dicekalnya Walikota Palembang dan Bupati Empat Lawang ini diungkapkan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana kepada media, Rabu (11/12/2013). 

“Menginfokan cegah baru dari KPK atas nama Romi Herton, pekerjaan, walikota Palembang, terkait dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi untuk mempengaruhi putusan perkara di MK dengan tersangka Akil Mochtar,” demikian Denny dalam pemberitahuannya.

Terkait kasus ini, KPK tidak hanya mencekal Romi dan Budi tapi juga istri keduanya, yakni  Masyito (istri Romi) dan Suzana  (istri Budi). Pencegahan tersebut, tambah Denny, berlaku sejak Tanggal  11 Desember 2013 hingga enam bulan ke depan.

“Keempaatnya di cegah berdasarkan SKEP KPK No. KEP-885/01/12/2013 tanggal 11 Des 2013,” ujar Denny lagi.

Jurubicara KPK Johan Budi Rabu (11/122013) kemarin mengungkapkan, KPK kembali melakukan penyitaan terhadap dua rumah. Salah satunya, yang berada di Desa Karang Duwur.

“Perlu disampaikan ada penyitaan baru, sebuah rumah dan tanah di Desa Karang Duwur, Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah,” kata Johan Budi

Rumah dan tanah itu diatasnamakan Mochtar Effendi. Mochtar adalah orang kepercayaan Akil yang juga disebut sebagai operator suap Akil untuk wilayah Sumatra. Selain menyita rumah dan tanah di Kebumen, penyidik juga menyita rumah atas nama Akil Mochtar dan Ratu Rita Akil di Jakarta. Rumah tersebut disita KPK sejak Selasa (10/12/2013.

Empat Ketua KPUD Juga Diperiksa

Untuk melengkapi pengusutan kasus Akil Mochtar ini, KPK juga Kamis (12/12/2013) menjadwal pemeriksaan terhadap empat ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah. Mereka adalah Adam Arisoi (Ketua KPU Provinsi Papua), La Rusuli (Ketua KPU Kabupaten Buton, Sulawesi Tengah), dan Dewi Eilfriana (Ketua KPU Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara) dan Afroriano Meleseng (Ketua KPU Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara).

“Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AM,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi beberapa saat tadi.

Dalam perkara yang sama, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap dua advokat. Mereka yakni, Rudy Alfonso dan Syamsudin. Rudi sendiri diketahui sebagai pengacara yang kerap menjadi advokat untuk pihak berperkara di MK. Saat ini dia juga tengah menangani terdakwa perkara korupsi Hambalang, Deddy Kusdinar (Junel).

 

 

 

SHARE
Previous articlePerjalanan Dinas
Next articleKPK Panggil Ketua MK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here