Bupati Muara Enim Resmikan Proyek PLTMH

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Bukit Asam Millawarma mengatakan, PT BA hanya memiliki ide dan dana dalam  pembangunan PLTMH ini. Namun belum memiliki pendamping.

“Beruntung Yayasan Al-Azhar menawarkan kerja sama sebagai fasilitator maka langsung kami terima,” ujar Millawarma.

Pihaknya  berharap keberadaan jaringan listrik tak hanya membantu kebutuhan penerangan tapi juga meningkatkan potensi desa, seperti membantu kinerja pabrik kopi.

“PTBA mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan Yayasan Islam Al-Azhar. Apa yang diperoleh dari bisnis PTBA akan kembali ke masyarakat.PTBA tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Muara Enim mengapresiasi program PTBA yang memfasilitasi pembangunan PLTMH di Desa Plakat. Masuknya jaringan listrik ke desa ini, diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi masyarakat setempat.

Pembangunan PLTMH ini menelan biaya Rp869 juta. Pengelolaan PLTMH dilakukan oleh koperasi Harapan Bersama Desa Pelakat. Sementara untuk pemeliharaan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat melalui bimbingan Yayasan Islam Al-Azhar.

Pembangun PLTMH ini telah dilakukan sejak enam bulan yang lalu, namun operasional penerangan telah berlangsung sejak dua bulan terakhir.Tiap rumah mendapatkan kuota aliran listrik sebesar 250 watt.

Sementara untuk fasilitas umum seperti sekolah, Puskesmas, masjid dan lain-lain sebesar 400 watt. Setiap Kepala Keluarga (KK) nantinya membayar iuran PLTMH dengan biji kopi sebanyak 1 kg biji kopi perbulan atau setara dengan Rp18 ribu.

Dari pembayaran tersebut Rp5.000 akan dialokasikan untuk dana simpan pinjam dan biaya perawatan turbin PLTMH. Selain peresmpian PLTMH, PT BA juga memberikan bantuan Rp200 juta untuk pembangunan rumah ilmu dan pabrik kop. i(Sio

Leave a Reply