Kapolres Merangin Ajak Wartawan Perangi Hoax

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro didampingi Kabag Ops Polres Merangin Kompol Wirmanto saat jumpa wartawan Meranging. Kabarserasan.com/azi

Merangin, Kabarserasan.com — Pascaberita hoax (bohong) adanya penyerangan warga yang membakar pondok perambah hutan di Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi disebuah media daring setempat, Kapolres Merangin langsung memanggil sejumlah wartawan untuk menemuinya.

Wartawan yang khusus meliput di wilayah hukum Polres Merangin dipanggil Kapolres bukan tersandung masalah hukum, namun diajak untuk memerangi peredaran berita hoax.

Diakui Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro, kegiatan ini merupakan silaturahmi antara pihak Polres Merangin dengan wartawan.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menjelaskan mengenai berita suatu berita isinya memprovokasi dan hoax. Baginya, berita semacam itu bisa memancing masyarakat berbuat hal-hal yang tidak diinginkan sehingga dapat merugikan orang banyak.

“Melalui pertemuan ini, kami mengajak kawan-kawan media untuk memerangi berita hoax, khususnya berita yang mengandung provokasi, sara dan fitnah,” tegas Aman yang didampingi Kabag Ops Polres Merangin Kompol Wirmanto.

Disamping itu, sambung Kapolres, perlunya koordinasi yang baik antara media dan nara sumber, sehingga berita yang dimuat benar-benar akurat.

“Jika berita yang akan dimuat bersangkutan dengan kepolisian, kawan-kawan media bisa menghubungi polres, setidaknya polsek agar statemennya akurat,” katanya, Senin (6/11/2017).

Aman Guntoro berharap, melalui media cetak, elektronik, online dan berita lainya, agar bisa sama-sama memerangi berita hoax, supaya masyarakat tidak dibuat resah.

“Mari kita sama-sama memerangi berita hoax ini. Apalagi jelang pilkada, isu yang dikembangkan sangat sensitif. Kita berharap kawan kawan media ini bisa membantu memerangi berita yang tidak jelas. Apalagi hoax,” tegas Kapolres.

Dikesempatan itu, Nanang salah satu wartawan senior Kabupaten Merangin, berharap yang senada agar semua media yang ada bisa memerangi berita hoax.

“Profesi kita ini sebenarnya sangat rentan dan sensitif, mari kita bersama sama memerangi berita hoax karena sangat merugikan profesi kita,” tandasnya.

Nanang juga mengapresiasi atas pertemuan yang diinisiasi Kapolres Merangin. “Ke depannya jangan lagi ada berita yang mengandung hoax.”

Penulis: Azhari
Editor: Amri

SHARE
Previous articlePembeli di Pasar Angsoduo Bingung

Leave a Reply