Dinkes Sarolangun Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Warga SAD

Salah seorang warga SAD yang dirawat di Puskesmas di Sarolangun. Foto" Kabarserasan.com/Azhari Slutan

Sarolangun, Kabararserasan.com –  Guna memberikan pelayanan kesehatan kepada warga suku anak dalam (SAD), Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun, Jambi memerintahkan setiap puskesmas di wilayahnya yang terdapat warga SAD untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis.

Pasalnya keberadaan warga SAD yang masih nomanden, sangat rentan terhadap penyakit kulit, lambung dan juga rentan terhadap infeksi saluran atas (ispa).

“Saya sudah minta di setiap puskesmas yang ada di wilayahnya terdapat warga SAD, agar memberikan pelayanan secera mobile dan gratis, agar lebih memudahkan proses pelayanan bagi mereka,” jelas Kadinkes Sarolangun Adnan, Rabu (22/02/2017).

Diakuinya, bahwa penyebaran terbanyak warga SAD berada di puskesmas Pematang Kabau, Kecamatan Air Hitam. Bahkan, beberapa waktu lalu ada sekitar 14 warga SAD yang sempat dirawat di puskesmas.

“Beberapa minggu yang lalu ada sekitar 14 orang warga SAD yang di rawat dan rata-rata mereka terkena penyakit kulit, lambung atau mag, serta ispa. Usai dirawat dan merasa sudah sehat, mereka kembali ke komunitasnya,” beber Adnan.

Dari ke 14 warga SAD tersebut, dua diantaranya sempat dirujuk ke RSU Sarolangun, namun saat ini sudah sehat dan sudah bisa pulang ke Pematang Kabau.

Sementara bagi warga SAD yang sakit dan tidak memiliki kartu indonesia sehat (KIS)  ataupun kartu jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas), tetap mendapatkan pelayanan yang baik.

“Bagi yang tidak memiliki kartu KIS dan kartu jamkesmas, tetap kita layani dan yang jelas gratis,” tandasnya.

Di lokasi yang banyak warga SAD, pihak Dinkes Sarolangun berencana dalam waktu dekat ini, akan disediakan puskesdes dan di tempatkan petugas medis untuk selalu standby.

“Memang ada petugas yang kita standbykan, agar pelayanan tetap maksimal seperti di Kecamatan Air Hitam yang banyak dihuni warga SAD. Selain itu tidak menutup kemungkinan kita akan menempatkan petugas kesehatan di lokasi yang banyak dihuni warga SAD,” pamungkas Adnan.

Penulis: Azhari
Editor: Amr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here