Pilkada Bengkulu Tengah, Calon Petahana Ferry Ramli Unggul

Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli/Foto:kupasbengkulu.com

Bengkulu, Kabarserasan.com–Meski sempat diguyur hujan, pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 di Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu (15/02/2017) berlangsung aman dan lancar. Masyarakat setempat berdatangan ke 213 TPS di daerah itu.

Pilkada di Bengkulu Tengah ini diikuti tiga pasangan calon (Paslon),, yakni Paslon nomor urut satu, Medio Sulistio-Abdu Rani, nomor urut dua Fery Ramli-Septi, dan nomor urut tiga M Sabri-Naspian. Berdasarkan Daftar Pemilh Tetap (DPT) Pilbup Bengkulu Tengah terdapat 80.380 suara yang tersebar di 10 kecamatan.

Hasil sementara berdasarkan hitung cepat (Quick Count), Paslon Fery Ramli-Septi meraih suara terbanyak 30.870 suara (54,43 persen), disusul kemudian Paslon Sabri-Naspian dengan raihan 23.103 suara (40,73 persen) dan Paslon Medio-Abdu Rani yang meraih 2.734 suara (4,82 persen).

Pasangan petahana unggul di enam kecamatan, yakni Kecamatan Pondok Kelapa, Taba Penanjung, Pematang Tiga, Merigi Sakti, Pagar Jati dan Pondok Kelapa. Sedangkan Paslon Sabri-Naspian unggul di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Merigi Kelindang, Karang Tinggi, Talang Empat dan Kecamatan Bang Haji.

Namun, kepastian siapa memenang resmi Pilbup Bengkulu Tengah ini, masih menunggu hasil pleno KPU setempat. Sebab, berdasarkan ketentuan dan berlaku bagi semua daerah yang melaksanakan Pilkada pemenang ditentukan perhitungan manual (Real Count) berdasarkan hasil pleno KPU setempat.

Paslon petahana Fery Ramli-Septi diusung 11 Parpol, yakni Partai Golkar, Nasdem, Gerindra, PKPI, PAN, Demokrat, PKS, PPP, PDI-P, Hanura, dan PKB. Sedangkan Paslon Sabri- Naspian dan Paslon Medio Sulistio-Abdu Rani maju melalui jalur perseorangan.

Meski berlangsung aman, sehari sebelum pelaksanaan pencoblosan, Pilkada di daerah ini diwarnai insiden ditangkapnya dua unit mobil operasional Paslon petahana oleh polisi dan Panwaslu setempat, yang kedapatan sedang membagikan uang kepada pemilih di Desa Sindang Kecamatan Sindang Kelingi.

Raden Adnan, seorang saksi pelapor, sebagaimana dikutip dari liputan6.com, mengatakan, saat ditangkap beberapa orang yang berada di dalam kendaraan itu sempat melarikan diri, hanya dua sopir saja yang tertinggal. Salah seorang yang melarikan diri bernama Hendri Ari Prasetyo—seorang PNS, berhasil ditangkap warga dan babak belur dihajar warga.

“Pelaku diduga sudah bergerilya dan tadi malam mobil itu ditinggalkan dan ada satu, terjadi pemukulan massa, sekarang masih di rumah sakit, ” ujar Adnan kepada wartawan di Bengkulu, Rabu (15/2/2017). Dua kendaraan itu lalu diserahkan ke Panwaslu dan Sentra Gakumdu untuk ditindaklanjuti dan diproses secara hukum.

Ketua Panwaslu Bengkulu Tengah Haidir membenarkan laporan dan penyerahan barang bukti tersebut. Namun, pihaknya belum bisa memutuskan sikap, karena masih hendak mendalami dulu kebenaran laporan saksi. (*/Jun)

Leave a Reply